Dampak Terjangan Topan Hagibis di Jepang, 33 tewas

Senin, 14 Oktober 2019 - 01:17 WIB
Dampak Terjangan Topan...
Dampak Terjangan Topan Hagibis di Jepang, 33 tewas
A A A
TOKYO - Sehari setelah Topan Hagibis menyerang Tokyo dan daerah-daerah lain di pusat, timur, dan timur laut Jepang, 33 orang dilaporkan tewas. Selain itu, 19 lainnya dinyatakan hilang. Seperti dilaporkan Japan Today, Minggu (13/10), lebih dari 100 orang juga terluka akibat terjangan topan ini.

Badan Meteorologi Jepang telah mengeluarkan peringatan hujan lebat pada skala satu hingga lima untuk Tokyo dan prefektur Gunma, Saitama, Kanagawa, Yamanashi, Nagano, Shizuoka, Niigata, Fukushima, Tochigi, Ibaraki, Miyagi, dan Iwate. Sebagai tindakan darurat, beberapa bendungan membuka pintu air untuk mencegahnya pecah.

Tornado yang menghantam sebagian Ichihara, Prefektur Chiba pada Sabtu (12/10), menghancurkan 12 rumah dan merusak lebih dari 70 rumah lainnya. Pejabat setempat mengatakan, seorang pria berusia 50-an ditemukan tewas dalam sebuah mobil yang terbalik.

Di sejumlah wilayah, banjir bahkan mencapai ketinggian 5 meter. "Air tiba-tiba datang dari bawah lantai. Ibuku yang berusia 92 tahun terbaring di ranjang, namun tetap hidup ketika ranjangnya melayang di atas air. Banjir memutus jalan dan aku bahkan tidak bisa membawanya ke rumah sakit," kata Shogo Kasama, seorang warga di Marumori, Prefektur Miyagi.

Di Prefektur Gunma, empat orang tewas setelah rumah-rumah disapu longsor. Di Kawasaki, barat daya Tokyo, seorang pria berusia 60-an ditemukan di sebuah apartemen yang terendam air dan dipastikan meninggal di rumah sakit.

Tim penyelamat menggunakan helikopter dan perahu untuk menyelamatkan penduduk yang terdampar dari rumah mereka yang banjir. Beberapa orang meminta bantuan dari balkon lantai dua. Ironisnya, seorang wanita berusia 77 tahun di Iwaki, Prefektur Fukushima, meninggal dalam upaya penyelamatan.

Saat itu, tim penyelamat dari Pemadam Kebakaran Tokyo mencoba menyelamatkannya dengan helikopter. Namun, wanita itu justru jatuh ke tanah dari ketinggian sekitar 40 meter, karena tim penyelamat gagal memasang gantungan ke harness yang ada.
(esn)
Berita Terkait
Banyak Warga Tertimbun...
Banyak Warga Tertimbun Reruntuhan, Korban Tewas Akibat Gempa Jepang Terus Bertambah
Rekomendasi Tempat Wisata...
Rekomendasi Tempat Wisata di Jepang bagi Wisatawan Indonesia
Dahsyatnya Gempa Merobek...
Dahsyatnya Gempa 'Merobek' Jalanan di Anamizu Jepang
6 Fakta Unik Onigiri,...
6 Fakta Unik Onigiri, dari Makanan Jiwa hingga Simbol Terima Kasih
Pekerja Asing Jadi Ancaman,...
Pekerja Asing Jadi Ancaman, 3 Alasan Jepang Bentuk Satuan Tugas untuk Utamakan Warga Lokal
8 Kesalahpahaman tentang...
8 Kesalahpahaman tentang Jepang, dari Teknologi hingga Sushi
Berita Terkini
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
42 menit yang lalu
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
1 jam yang lalu
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
1 jam yang lalu
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
2 jam yang lalu
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
2 jam yang lalu
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
3 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved