Topan Hagibis dan Gempa 5,7 SR Hantam Jepang

Sabtu, 12 Oktober 2019 - 22:41 WIB
Topan Hagibis dan Gempa...
Topan Hagibis dan Gempa 5,7 SR Hantam Jepang
A A A
TOKYO - Gempa berkekuatan 5,7 skala Richter (SR) mengguncang pulau utama Jepang saat Topan Hagibis, salah satu badai terkuat dalam beberapa dasawarsa, terus membuat kehancuran di seluruh wilayah tengah negara itu.

Gempa ini masuk dalam skala 4 dari 7 pada skala intensitas Jepang, dengan pusat gempa terletak di Samudera Pasifik di Prefektur Chiba, dekat dengan kota-kota besar seperti Tokyo dan Shizuoka di pantai selatan Pulau Honshu. Tidak ada peringatan tsunami.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengkonfirmasi gempa tersebut, mengatakan bahwa gempa itu melanda pada pukul 06.22 sore waktu setempat pada kedalaman 80 km di wilayah Chiba-ken.

Gempa itu terasa di seluruh ibu kota, membuat bangunan bergetar di tengah kondisi berbahaya yang disebabkan oleh Topan Hagibis seperti dikutip dari Independent, Sabtu (12/10/2019).

Sementara itu Topan Hagibis terus bergerak maju di jalur utara di selatan Pulau Honshu. Topan ini diprediksi akan menghantam Tokyo dan wilayah Kanto, yang akan mengalami hujan dan angin yang memecahkan rekor. Badai itu mendarat pada Sabtu malam, setelah sebelumnya skalanya diturunkan menjadi "kuat," tingkat JMA untuk topan tepat di atas badai tropis yang parah.

Lebih dari lima juta saran evakuasi sejauh ini telah diperintahkan di pantai selatan Honshu, dengan penduduk berlindung di pusat-pusat krisis di tengah meningkatnya tingkat banjir dan angin kencang yang telah menewaskan satu orang.

Di Greater Tokyo Area, bangsal telah mengeluarkan instruksi evakuasi - bentuk saran terkuat yang digunakan di Jepang. Lebih dari 432.000 penduduk di Bangsal Edogawa diberitahu pada Sabtu sore untuk pindah ke tempat penampungan darurat, dengan 214.000 rumah di daerah itu rentan terhadap banjir. Evakuasi juga telah dikeluarkan di Kawasaki, salah satu distrik utama kota.

Sekitar 57.000 rumah dibiarkan tanpa listrik di dan sekitar Tokyo, sementara gedung-gedung di wilayah Kansai, rumah bagi kota-kota seperti Osaka dan Kyoto, telah dirusak oleh banjir.

Korban tewas pertama badai dilaporkan pada Sabtu pagi. Menurut NHK, stasiun nasional Jepang, seorang pria dari Ichihara, sebuah kota di Prefektur Chiba, tewas ketika kendaraannya terbalik. Pria itu dibawa ke rumah sakit tempat dia dinyatakan meninggal.

Kekhawatiran telah dikemukakan bahwa badai, yang menghasilkan hembusan angin hingga 145 mph, bisa menyamai kehancuran yang disebabkan oleh Topan Kanogawa tahun 1958, salah satu yang paling mematikan dalam catatan, yang menewaskan lebih dari 1.200 orang ketika melanda Prefektur Shizuoka Jepang.

Dengan daerah terparah di Honshu yang diprediksi akan dilanda banjir hampir tiga kaki dalam periode 24 jam, JMA telah mengeluarkan peringatan darurat banjir, tanah longsor dan gelombang badai setinggi 42 kaki di sepanjang pantai. Tokyo diperkirakan akan mengalami hujan setinggi dua kaki.
(ian)
Berita Terkait
Gempa Jepang: 124 Luka,...
Gempa Jepang: 124 Luka, Listrik Padam Sementara
Begini Kondisi Jepang...
Begini Kondisi Jepang yang Luluh Lantak Usai Diguncang Gempa Dahsyat 7,4 SR
Gempa Jepang Akibatkan...
Gempa Jepang Akibatkan Kebakaran Hebat di Pemukiman Wajima
Gempa 7,3 SR Landa Jepang,...
Gempa 7,3 SR Landa Jepang, Tidak Ada Ancaman Tsunami
Gempa M 7,5 Guncang...
Gempa M 7,5 Guncang Jepang, Peringatan Tsunami 3 Meter Dikeluarkan, 23 Orang Terluka
Diguncang Gempa 7,1...
Diguncang Gempa 7,1 SR, Jepang Dihantam Tsunami
Berita Terkini
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
43 menit yang lalu
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
1 jam yang lalu
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
2 jam yang lalu
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
3 jam yang lalu
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
4 jam yang lalu
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
4 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved