Demonstran Remaja Hong Kong Korban Tembak Polisi Jadi Terdakwa Kerusuhan

Kamis, 03 Oktober 2019 - 14:41 WIB
Demonstran Remaja Hong...
Demonstran Remaja Hong Kong Korban Tembak Polisi Jadi Terdakwa Kerusuhan
A A A
HONG KONG - Remaja Hong Kong yang ditembak polisi dalam aksi protes anti pemerintah pada Selasa lalu harus duduk di kursi pesakitan. Ia didakwa dengan dakwaan kerusuhan dan penyerangan terhadap polisi.

"Tsang Chi-lin (18) dijadwalkan muncul di pengadilan Sha Tin pada Kamis (3/10/2019) sore," kata seorang pejabat pengadilan seperti dikutip dari TIME.

Namun tidak diketahui apakah Tsang, yang telah pulih di rumah sakit, akan muncul secara langsung di pengadilan atau melalui tautan video, atau diwakili oleh penasihat hukum.

Sebelumnya pada Kamis siang waktu setempat, ratusan mahasiswa Hong Kong mulai berbaris melalui kampus Universitas China untuk mendukung Tsang, yang secara ajaib selamat dari peluru polisi yang ditembak dari jarak dekat selama kericuhan di jalanan pada 1 Oktober lalu.

Para mahasiswa meneriakkan slogan pemberontakan demokratis Hong Kong, "Bebaskan Hong Kong, revolusi zaman kita!". Mereka juga membawa poster-poster yang menuduh polisi melakukan percobaan pembunuhan. Sementara demonstran yang lain menyerukan mahasiswa untuk mogok.

Tsang adalah pengunjuk rasa pertama yang ditembak oleh polisi selama empat bulan kerusuhan di kota itu. Kabar tertembaknya Tsang telah memicu kemarahan dari para aktivis yang mendorong gerakan reformasi demokratis dan penentuan nasib sendiri bagi bekas koloni Inggris itu. Hong Kong dikembalikan kepada China pada 1997 setelah 156 tahun berada di bawah pemerintahan kolonial.

Pada Kamis dini hari, pengunjuk rasa di seluruh Hong Kong melampiaskan kemarahan mereka atas penembakan itu dengan mendirikan barikade, membakar, dan menghancurkan toko-toko bisnis dengan koneksi ke China daratan. Para demonstran juga melemparkan bom bensin ke markas polisi di pinggiran kota.

Sementara itu ratusan pekerja kantor juga berbaris melalui distrik keuangan kota kemarin sore untuk mengecam penembakan itu.

Hong Kong telah bergolak akibat kerusuhan selama empat bulan. Demonstrasi yang awal menentang rancangan undang-undang ekstradisi yang sekarang ditarik, yang akan memungkinkan warga Hong Kong dikirim ke daratan China untuk pertama kalinya, dengan cepat tumbuh menjadi pemberontakan yang demokratis terhadap pemerintah daerah yang tidak populer dan penolakan terhadap Beijing.
(ian)
Berita Terkait
Dua Legislator Pro Demokrasi...
Dua Legislator Pro Demokrasi Hong Kong Diciduk Polisi
Demonstran Hong Kong...
Demonstran Hong Kong Gelar Aksi di Dalam Mall
Warga Hong Kong Peringati...
Warga Hong Kong Peringati Setahun Bentrok Demonstran-Polisi
Setahun, 117 Orang Ditangkap...
Setahun, 117 Orang Ditangkap di Bawah Undang-undang Keamanan Hong Kong
Aktivis Demokrasi Hong...
Aktivis Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Ditangkap
Pengunjuk Rasa Hong...
Pengunjuk Rasa Hong Kong Tolak RUU Keamanan Baru
Berita Terkini
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
21 menit yang lalu
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
9 jam yang lalu
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
10 jam yang lalu
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
11 jam yang lalu
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
12 jam yang lalu
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
13 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved