AS Kembali Mengaku Ingin Berdialog dengan Iran
Selasa, 24 September 2019 - 15:42 WIB
AS Kembali Mengaku Ingin Berdialog dengan Iran
A
A
A
WASHINGTON - Utusan Khusus Amerika Serikat (AS) untuk Iran, Brian Hook mengatakan, Washington terus berusaha untuk dapat menggelar pembicaraan dengan Teheran. Hook menyebut, AS ingin pembicaraan yang komprehensif dengan Iran, yang mencakup pengembangan rudal hingga dukungan Teheran untuk terorisme.
Dia mengatakan, Washington akan mengintensifkan tekanan pada Teheran setelah serangan terhadap fasilitas minyak Arab Saudi. Tetapi, dia menyebut bahwa Washington sedang berusaha untuk membentuk koalisi global yang menentang rezim Iran dan koalisi itu akan bertindak sangat hati-hati.
"Ini adalah Iran telah melewati batas dengan serangan terhadap kedaulatan negara lain," kata Hook saat berbicara di acara Asia Society di New York, seperti dilansir Al Arabiya pada Selasa (24/9).
Hook kemudian mengatakan, AS berusaha untuk mengatasi masalah ini melalui diplomasi dan upaya multilateral dan bahwa ada peran yang harus dimainkan Dewan Keamanan (DK) PBB dalam hal ini.
Dirinya lalu mengatakan, Iran mendukung kelompok-kelompok teroris di lima benua di dunia, dan bahwa Garda Revolusi Iran memberi Hizbullah, yang dianggap kelompok teroris oleh AS, dengan persenjataan dan juga bantuan keuangan.
Dia mengatakan, Washington akan mengintensifkan tekanan pada Teheran setelah serangan terhadap fasilitas minyak Arab Saudi. Tetapi, dia menyebut bahwa Washington sedang berusaha untuk membentuk koalisi global yang menentang rezim Iran dan koalisi itu akan bertindak sangat hati-hati.
"Ini adalah Iran telah melewati batas dengan serangan terhadap kedaulatan negara lain," kata Hook saat berbicara di acara Asia Society di New York, seperti dilansir Al Arabiya pada Selasa (24/9).
Hook kemudian mengatakan, AS berusaha untuk mengatasi masalah ini melalui diplomasi dan upaya multilateral dan bahwa ada peran yang harus dimainkan Dewan Keamanan (DK) PBB dalam hal ini.
Dirinya lalu mengatakan, Iran mendukung kelompok-kelompok teroris di lima benua di dunia, dan bahwa Garda Revolusi Iran memberi Hizbullah, yang dianggap kelompok teroris oleh AS, dengan persenjataan dan juga bantuan keuangan.
(esn)