Iran Pamerkan Drone AS di Tengah Ketegangan Teluk yang Membara

Minggu, 22 September 2019 - 11:49 WIB
Iran Pamerkan Drone...
Iran Pamerkan Drone AS di Tengah Ketegangan Teluk yang Membara
A A A
TEHERAN - Iran memamerkan koleksi drone asing, terutama dari Amerika Serikat (AS), di Teheran. Pameran ini diadakan di tengah ketegangan ekstrem di kawasan itu dan meningkatnya tuduhan keterlibatan Iran dalam serangan pesawat tak berawak terhadap fasilitas minyak Saudi.

Pameran ini diresmikan oleh pejabat tinggi militer dan pemerintah pada hari Sabtu. Pejabat itu termasuk Mayor Jenderal Hossein Salami, kepala elit Garda Revolusi Islam (IRGC), yang baru-baru ini di tetapkan AS sebagai kelompok teroris.

Dalam kesempatan itu, Salami memperingatkan bahwa negara mana pun yang menyerang Iran akan segera menjadi medan perang utama. Ia menambahkan bahwa Teheran siap untuk berperang sampai kehancuran total dialami penyerangnya.

Dikutip dari Russia Today, Minggu (22/9/2019), pameran besar kendaraan udara tak berawak asing (UAV) ini tampaknya dimaksudkan untuk semakin memperkuat ancaman Teheran.

Puing-puing pesawat pengintai AS, RQ-4 Global Hawk yang jatuh pada bulan Juni lalu, bisa dibilang menjadi pusat perhatian. Iran sebenarnya telah mengidentifikasi mesin tersebut sebagai varian lanjutan dari UAV MQ-4C Triton, meskipun AS bersikeras itu hanyalah versi prototipe dari drone RQ-4A, yang dibangun selama pengembangan Triton.

Selain bangkai pesawat tak berawak, Iran juga menampilkan sistem anti-pesawat yang menjatuhkannya, serta jenis rudal yang digunakan. Sistem itu, sebuah peluncur rudal Khordad-3, memakai tanda pembunuhan untuk UAV Amerika yang jatuh.

Drone lain yang dipamerkan adalah US RQ-170 Sentinel yang berhasil ditangkap Iran pada tahun 2011. Drones tersebut dikatakan telah dicegat dan mendarat dengan aman oleh unit perang elektronik Iran.

UAV lain yang dipamerkan tampaknya merupakan varian dari Predator MQ-1, yang juga tampak utuh. Penangkapan drone jenis itu dilaporkan kembali pada tahun 2016, namun keadaan pasti bagaimana drone itu jatuh ke tangan Iran tetap tidak jelas.

Sejumlah kecil UAV juga diperlihatkan kepada publik. Mesin tersebut tampaknya adalah pesawat tanpa awak Hermes Israel, Shadow RQ-7 AS, ScanEagle serta beberapa kendaraan pengintai ringan lainnya.

Tampilan itu muncul hanya beberapa hari setelah Arab Saudi, musuh bebuyutan regional Iran, memamerkan serpihan perangkat keras militer hangus yang diklaim sebagai puing-puing drone buatan Iran dan rudal jelajah. Riyadh mengatakan persenjataan itu adalah "bukti tak terbantahkan" dari keterlibatan Iran dalam serangan baru-baru ini pada fasilitas pemurnian minyak Saudi. Teheran telah menolak semua tuduhan itu, mempertahankan argumen bahwa mereka tidak terlibat dalam serangan yang telah diklaim oleh pemberontak Yaman, Houthi.
(ian)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Amerika Serikat Resmi...
Amerika Serikat Resmi Melarang Drone Buatan China Terbang
Iran: Pengusiran Amerika...
Iran: Pengusiran Amerika Serikat dari Afghanistan 'Memalukan'
Berita Terkini
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
19 menit yang lalu
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
1 jam yang lalu
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
2 jam yang lalu
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
3 jam yang lalu
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
4 jam yang lalu
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved