Pentagon Hendak Rontokkan Sistem Pertahanan Kaliningrad, Ini Reaksi Rusia

Sabtu, 21 September 2019 - 01:59 WIB
Pentagon Hendak Rontokkan...
Pentagon Hendak Rontokkan Sistem Pertahanan Kaliningrad, Ini Reaksi Rusia
A A A
MOSKOW - Seorang jenderal Pentagon mengklaim bahwa militer Amerika Serikat (AS) berlatih untuk merontokkan sistem pertahanan udara di Kaliningrad, wilayah Rusia yang berbatasan dengan negara-negara NATO. Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan komentar jenderal tersebut naif.

Klaim Pentagon disampaikan oleh komandan Angkatan Udara AS untuk Eropa dan Afrika, Jenderal Jeffrey Lee Harrigian. "Jika kita harus masuk ke sana untuk menumbangkan, misalnya, IADS (Sistem Pertahanan Udara Terpadu) Kaliningrad, janganlah ada keraguan kami memiliki rencana untuk itu. Kami berlatih untuk itu," ujarnya.

"Kami memikirkan rencana itu sepanjang waktu, dan jika itu akan membuahkan hasil, kami akan siap untuk mengeksekusinya," ujar Harrigian kepada wartawan.

Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, Kaliningrad sepenuhnya dilindungi terhadap rencana agresif yang dikembangkan oleh para jenderal Amerika.

"Kemampuan pertahanan udara di wilayah Kaliningrad dalam mendeteksi, mengawal, dan, jika perlu, menjamin netralisasi target udara di zona cakupannya, diketahui oleh semua pilot NATO yang pernah mendekati perbatasan Rusia di Baltik," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

"Kesembronoan Panglima Angkatan Udara AS di Eropa dan Afrika, Jenderal Jeffrey Lee Harrigian dan kepercayaan naifnya pada keunggulan beberapa 'rencana' untuk penaklukan Kaliningrad harus menjadi perhatian. Pertama-tama untuk diketahui lebih baik salah satu perintah utama komandan militer adalah 'tidak ada rencana pertempuran yang selamat dari kontak dengan musuh'," lanjut pernyataan tersebut, dikutip Sputniknews, Jumat (20/9/2019).

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, ikut mengomentari klaim jenderal Amerika tersebut. Menurut Peskov, seluruh wilayah Rusia dilindungi dengan baik.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, menambahkan bahwa Moskow melihat pernyataan Pentagon tersebut sebagai komentar yang tidak bertanggung jawab. Menurutnya, rencana untuk merontokkan sistem pertahanan udara tersebut adalah ancaman.

NATO selama ini memberikan perhatian luar biasa pada wilayah Kaliningrad ketika aliansi itu melihat apa yang disebut celah Suwalki—koridor sepanjang 40 mil di sepanjang perbatasan Polandia-Lituania antara eksklave Rusia dan Belarus—sebagai salah satu daerah yang paling tidak terlindungi ketika konflik militer dengan Rusia pecah.
(mas)
Berita Terkait
Zelensky Ingin NATO...
Zelensky Ingin NATO Tembak Jatuh Rudal-rudal Rusia
3 Orang Berpengaruh...
3 Orang Berpengaruh Rusia Lulusan Amerika Serikat
Senjata Amerika Serikat...
Senjata Amerika Serikat Sudah Ada di Lapangan Tembak Ukraina
Tantang Ancaman AS Soal...
Tantang Ancaman AS Soal Ukraina, Rusia Punya Skenario Khusus
AS Tak Punya Rencana...
AS Tak Punya Rencana Kerahkan Sistem Rudal Ofensif di Ukraina
Mengapa AS dan NATO...
Mengapa AS dan NATO Tak Bisa Cegat Rudal Oreshnik Rusia? Ini Analisisnya
Berita Terkini
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
10 menit yang lalu
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
33 menit yang lalu
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
1 jam yang lalu
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
1 jam yang lalu
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
2 jam yang lalu
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
2 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved