Pompeo Bantah Laporan Soal AS Tarik Mata-mata dari Kremlin

Rabu, 11 September 2019 - 12:21 WIB
Pompeo Bantah Laporan...
Pompeo Bantah Laporan Soal AS Tarik Mata-mata dari Kremlin
A A A
WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo angkat bicara mengenai laporan yang menyebut Washington telah menarik pulang seorang mata-mata yang ditempatkan di Kremlin. Pompeo menyebut laporan itu benar-benar salah.

"Pelaporan ini tidak akurat secara material, pelaporan di sana secara faktual salah," kata Pompeo saat konferensi pers di Gedung Putih, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (11/9).

Sebelumnya, CNN melaporkan bahwa mata-mata yang disebut bernama Oleg Smolenkov. Ia adalah salah satu informan AS dengan peringkat tertinggi di dalam pemerintahan Rusia. Sedangkan The New York Times mengklaim ia memberikan informasi tentang dugaan campur tangan Rusia dalam pemilu AS tahun 2016. Menurut CNN, dia ditarik atau diekstrak oleh CIA dari Kremlin pada 2017.

Sementara itu, Kremlin mengecilkan laporan mata-mata CIA di dalam administrasi kepresidenan Rusia. Namun mengatakan seorang pejabat yang diidentifikasi oleh media Rusia sebagai terduga "tikus" AS telah bekerja di sana, meskipun tidak memiliki akses ke Presiden Vladimir Putin.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa Smolenkov telah bekerja di administrasi kepresidenan Rusia, tetapi telah dipecat pada tahun 2016 atau 2017. “Memang benar bahwa Smolenkov bekerja di administrasi kepresidenan, tetapi dia dipecat beberapa tahun yang lalu. Pekerjaannya tidak di level pejabat senior,” kata Peskov.

Peskov kemudian menuturkan, Smolenkov tidak memiliki akses langsung ke Putin. Ketika ditanya apakah Smolenkov telah menjadi agen AS atau tidak, Peskov menjawabnya dengan tawa.

"Saya tidak dapat mengonfirmasi bahwa. Saya tidak tahu apakah dia seorang agen. Saya hanya dapat mengkonfirmasi bahwa ada orang seperti itu dalam administrasi kepresidenan, yang kemudian dipecat. Semua spekulasi media AS ini tentang siapa yang secara mendesak mengekstraksi siapa dan menyelamatkan siapa dari siapa dan seterusnya - ini lebih merupakan genre fiksi pulp, membaca kejahatan, jadi mari kita serahkan pada mereka," ungkapnya.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Mojtaba Khamenei kepada...
Mojtaba Khamenei kepada Hizbullah: Tak Ada Jalan Lain Selain Jihad Melawan AS dan Israel
10 menit yang lalu
Jeda Perang dan Gencatan...
Jeda Perang dan Gencatan Senjata Selalu Menguntungkan Iran, Ini 4 Alasannya
2 jam yang lalu
Tak Mau Tarik Pasukan...
Tak Mau Tarik Pasukan Zionis, Israel Justru Izinkan Tentara Maroko dan Uganda Berjaga di Rafah
4 jam yang lalu
Mengapa Pentagon Diam-diam...
Mengapa Pentagon Diam-diam Ubah Jumlah Tentara yang Terluka dan Tewas Akibat Perang Iran?
5 jam yang lalu
Eropa Bagai Neraka Akibat...
Eropa Bagai Neraka Akibat Kebakaran Hutan dan Gelombang Panas, Ini 5 Faktanya
6 jam yang lalu
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
7 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved