Iran Balas Netanyahu: Israel Pemilik Bom Nuklir Sesungguhnya

Selasa, 10 September 2019 - 09:24 WIB
Iran Balas Netanyahu:...
Iran Balas Netanyahu: Israel Pemilik Bom Nuklir Sesungguhnya
A A A
TEHERAN - Pemerintah Iran membantah klaim Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahwa Teheran telah mengembangkan senjata nuklir di sebuah situs rahasia. Menurut Teheran, rezim Zionis yang sesungguhnya pemilik bom nuklir.

Menteri Luar Negeri Iran Mohamad Javad Zarif mengatakan tudingan Netanyahu adalah rezim Zionis mencari dalih untuk perang.

"Pemilik nuklir yang sebenarnya menangis serigala," katanya, merujuk pada arsenal senjata nuklir milik Israel yang selama ini tidak diakui tapi juga tidak dibantah rezim Zionis.

Seperti diberitakan sebelumnya, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menuduh Iran telah mengembangkan senjata nuklir di sebuah situs rahasia di dekat kota Abadeh. Namun, menurutnya, Teheran menghancurkan fasilitas itu setelah keberadaannya terekspos. (Baca: Israel Sebut Iran Kembangkan Senjata Nuklir di Abadeh )

Ini merupakan yang pertama kalinya Netanyahu mengidentifikasi situs yang dia sebut sebagai lokasi pengembangan senjata nuklir Iran. Situs itu awalnya diketahui dari tumpukan dokumen tentang program nuklir Teheran yang dicuri Mossad dan diungkapkan Israel tahun lalu.

"Di situs ini, Iran melakukan percobaan untuk mengembangkan senjata nuklir," kata Netanyahu dalam siaran pers, di mana dia menunjukkan gambar udara dari beberapa bangunan kecil, termasuk koordinatnya. Menurutnya, gambar itu diambil di fasilitas Abadeh akhir Juni 2019.

"Ketika Iran menyadari bahwa kami menemukan situs tersebut, inilah yang mereka lakukan," katanya, yang menunjukkan kondisi sebulan kemudian di mana bangunan tidak lagi muncul. “Mereka menghancurkan situs itu. Mereka memusnahkannya," ujarnya, dikutip Reuters, Selasa (10/9/2019).

Komentar Netanyahu muncul setelah laporan Reuters mengungkapkan bahwa Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menemukan jejak uranium di sebuah situs di Iran. Teheran belum menjelaskan jejak uranium di situs itu, meskipun pihaknya menyangkal berambisi mengembangkan senjata nuklir.

Netanyahu, yang sangat menentang perjanjian multilateral tentang program nuklir Iran tahun 2015 antara Teheran dan negara-negara dunia, membuat pernyataan dalam pidato televisi sekitar seminggu sebelum pemilihan umum di Israel digelar.

"Saya meminta masyarakat internasional untuk bangun, untuk menyadari bahwa Iran berbohong secara sistematis," kata Netanyahu.

"Satu-satunya cara untuk menghentikan pawai Iran ke bom, dan agresi di wilayah itu, adalah tekanan, tekanan dan lebih banyak tekanan," paparnya.
(mas)
Berita Terkait
Cegah Iran Dapatkan...
Cegah Iran Dapatkan Senjata Nuklir, Israel 'Akan Lakukan Segalanya'
Netanyahu: Israel Tak...
Netanyahu: Israel Tak Terikat dengan Perjanjian Nuklir Iran yang Baru
Netanyahu Desak AS Tidak...
Netanyahu Desak AS Tidak Kembali ke Kesepakatan Nuklir Iran
Netanyahu Minta Biden...
Netanyahu Minta Biden Tak Bawa Kembali AS ke Kesepakatan Nuklir Iran
Iran Rahasiakan Penyebab...
Iran Rahasiakan Penyebab Insiden Misterius di Situs Nuklir Natanz
Insiden Ledakan dan...
Insiden Ledakan dan Kebakaran di Situs Nuklir Natanz Iran Mencurigakan
Berita Terkini
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
16 menit yang lalu
Tren Tak Mau Punya Anak...
Tren Tak Mau Punya Anak Melonjak di Jepang, Humanisasi Bayi Berbulu Berkembang Pesat
1 jam yang lalu
Gencatan Senjata Berakhir!...
Gencatan Senjata Berakhir! Perang Houthi dan Arab Saudi Bisa Pecah Kapan Saja
2 jam yang lalu
AS Ingin Ambil Alih...
AS Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Akan Dapat Bayaran
6 jam yang lalu
Citra Satelit Ungkap...
Citra Satelit Ungkap Kerusakan Parah pada Pangkalan AS Akibat Serangan Iran
7 jam yang lalu
Pakar Militer Ungkap...
Pakar Militer Ungkap Pertarungan Sangat Sengit AS dan Iran untuk Berebut Selat Hormuz
8 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved