Diplomat Saudi: UEA Mengkhianati Kami di Yaman

Kamis, 05 September 2019 - 09:09 WIB
Diplomat Saudi: UEA...
Diplomat Saudi: UEA Mengkhianati Kami di Yaman
A A A
RIYADH - Presiden Komite Urusan Hubungan Masyarakat Saudi-Amerika (SAPRAC), Salman al-Ansari, menyerang Uni Emirat Arab (UEA). Salman menyebut UEA telah "membodohi" Riyadh dengan dalih anggota Ikhwanul Muslimin untuk ambisi ekspansionis wilayah.

"Permusuhan terbuka kami kepada kelompok ekstremis Ikhwanul Muslimin tidak berarti dengan cara apa pun kami menjadi tertipu oleh upaya untuk melampaui tujuan strategis yang telah disepakati sesuai dengan hukum internasional, dengan melewati proyek-proyek yang absurd dan memecah belah," tulis al-Ansari di Twitter .

"Pemikiran yang sempit adalah masalah menggambarkan apa yang dilakukan UEA di Yaman sebagai pengkhianatan," imbuhnya seperti dikutip dari Middle East Monitor, Kamis (5/9/2019).

Meskipun al-Ansari tidak secara eksplisit menyebutkan UEA, namun pernyataannya tampaknya berkisar kebijakan Abu Dhabi di Yaman. UEA telah berupaya untuk memperluas kendali pasukan separatis di wilayah selatan negara itu untuk membaginya.

Pernyataan al-Ansai ini secara eksplisit ditujunkan kepada tokoh-tokoh UEA yang dekat dengan otoritas seperti Abdulkhaleq Abdulla, Penasihat Pangeran Mahkota Mohammed bin Zayed.

Pernyataan al-Ansari juga bertepatan dengan pengiriman pasukan Arab Saudi ke kota Shabwah, pada hari Senin lalu, yang telah menjadi sanksi bentrokan dalam beberapa hari terakhir antara pasukan pemerintah yang didukung Koalisi dan milisi separatis yang didukung UEA.

UEA-Saudi terlibat perselisihan mengenai Yaman dalam beberapa bulan terakhir, tak lama setelah penarikan sebagian Abu Dhabi dari Koalisi pimpinan Riyadh yang mendukung pemerintah Yaman yang sah.

Ketegangan antara kedua belah pihak meningkat setelah gerakan separatis selatan, yang mengendalikan wilayah Aden dan Abyan, dengan dukungan UEA menyerang posisi tentara Yaman. Sekitar 300 orang menjadi korban, termasuk yang tewas dan cedera, menurut pernyataan Menteri Pertahanan Yaman.

Pemboman terjadi beberapa jam setelah pemerintah Yaman mengumumkan pembersihan Aden dari milisi separatis pro-Emirat setelah mereka mengambil alih Aden, karena mereka telah diusir dari kota itu setelah intervensi Saudi.
(ian)
Berita Terkait
Arab Saudi dan Uni Emirat...
Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, dari Saudara Menjadi Rival...
Koalisi Arab Marah Houthi...
Koalisi Arab Marah Houthi Membajak Kapal Berbendera Uni Emirat Arab
Koalisi Saudi Gempur...
Koalisi Saudi Gempur Yaman Habis-habisan setelah Houthi Serang Abu Dhabi
Dikritik Arab Saudi,...
Dikritik Arab Saudi, UEA Tarik Pasukannya dari Yaman
Arab Saudi Kerahkan...
Arab Saudi Kerahkan Uang dan Pengaruh di Yaman setelah Mengusir UEA
Koalisi Pimpinan Arab...
Koalisi Pimpinan Arab Saudi Bombardir Yaman, Targetkan Pengiriman Senjata dari UEA
Berita Terkini
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
2 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
3 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
3 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
4 jam yang lalu
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
5 jam yang lalu
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
6 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved