Rusia: Militerisasi Luar Angkasa Sulit Dihindari

Jum'at, 30 Agustus 2019 - 16:55 WIB
Rusia: Militerisasi...
Rusia: Militerisasi Luar Angkasa Sulit Dihindari
A A A
MOSKOW - Kepala Roscosmos, Dmitry Rogozin mengatakan, militerisasi luar angkasa adalah sesuatu yang sulit untuk dihindari. Roscosmos adalah perusahaan negara yang bertanggung jawab untuk berbagai macam dan jenis penerbangan luar angkasa dan program kosmonotika untuk Rusia.

"Ini bergerak ke arah ini, perlahan tapi pasti. Tidak ada seorang pun di Roscosmos yang memiliki ilusi tentang ini," tulis Rogozin di akun Twitter resminya, seperti dilansir Tass pada Jumat (30/8).

Pernyataan Rogozin adalah respon atas pengumuman yang dibuat oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump bahwa dia telah meluncurkan komando baru Pentagon yang didedikasikan untuk peperangan di antariksa atau luar angkasa.

Komando baru ini diluncurkan ketika para pemimpin militer Amerika melihat melihat China dan Rusia berupaya keras untuk menyaingi keunggulan militer Washington.

"Ini adalah hari yang penting, yang mengakui pentingnya antariksa bagi keamanan dan pertahanan Amerika. SpaceCom akan memastikan bahwa dominasi Amerika di luar angkasa tidak pernah terancam," kata Trump dalam upacara peluncuran komando baru tersebut di Gedung Putih.

Komando baru itu akan meningkatkan peralatan antariksa—sebagian besar satelit dan pesawat dengan ketinggian yang tinggi yang penting untuk peperangan modern—ke teater pertempuran yang terfokus. SpaceCom setara dengan Komando Pusat AS yang mengatur Timur Tengah dan Komando Pasifik yang mengelola pertahanan AS di Pasifik Barat dan Asia Tenggara.

Pentagon sejatinya telah memiliki unit Angkatan Udara yang berfokus pada peperangan antariksa. Namun, komando baru itu akan meningkatkan pentingnya dan pengembangan sistem khusus serta pelatihan untuk perperangan ala "Star Wars".

Peran SpaceCom atau Komando Antariksa adalah untuk melakukan operasi-operasi seperti mengaktifkan navigasi dan komunikasi berbasis satelit untuk pasukan dan komandan di lapangan dan memberikan peringatan peluncuran rudal di luar negeri.

SpaceCom dengan Pasukan Antariksa akan menjadi layanan militer yang berbeda dari Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, Korps Marinir dan Penjaga Pantai.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
31 menit yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
1 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
2 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
3 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
4 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
5 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved