Gadis India Diperkosa Geng, Kepalanya Dicukur dan Diarak Warga Desa
Kamis, 29 Agustus 2019 - 17:53 WIB
Gadis India Diperkosa Geng, Kepalanya Dicukur dan Diarak Warga Desa
A
A
A
NEW DELHI - Polisi di India telah menangkap tujuh pria sehubungan dengan pemerkosaan dan tindakan mempermalukan seorang gadis berusia 15 tahun di depan umum. Korban pemerkosaan geng pria itu dicukur warga desa dan diarak di jalan karena pengakuannya sebagai korban justru dianggap kebohongan oleh para tetua desa.
Pejabat polisi setempat kepada CNN mengatakan, Gadis itu diserang oleh sekelompok pria di distrik Gaya di negara bagian Birah, wilayah timur laut India, pada 15 Agustus 2019.
Dia menjalin hubungan dengan salah satu dari pria yang ditangkap. Dia mengatakan kepada penyelidik bahwa dia telah setuju untuk bergabung dengan kekasih dan teman-teman kekasihnya untuk berjalan-jalan.
Namun, menurut polisi, korban diperkosa oleh para pria tersebut.
Keesokan paginya, ibu korban pergi ke para tetua desa untuk memberi tahu mereka tentang serangan yang dialami putrinya. Namun, para tetua desa justru menuduh korban berbohong.
Saat itulah penduduk desa mencukur rambut korban dan mengaraknya di sekitar jalan desa. Menurut pengakuan korban kepada polisi, tindakan mempermalukannya itu sebagai hukuman karena dia dianggap membuat tuduhan palsu.
“Dari enam tersangka pemerkosaan, tiga telah ditangkap. Keempat orang yang diduga terlibat dalam mencukur kepalanya juga telah ditangkap," kata pejabat polisi, Raviranjana Kumari, kepada CNN yang dikutip Kamis (29/8/2019).
Menurut Kumari, penyelidikan sedang berlangsung dan penangkapan lebih lanjut dapat dilakukan.
India kerap menjadi pemberitaan utama media internasional terkait serentetan serangan mengerikan dan kekerasan seksual terhadap gadis-gadis muda selama beberapa tahun terakhir.
Angka resmi pemerintah menunjukkan ada 18.862 kasus serangan seksual terhadap anak yang dilaporkan pada tahun 2016. Angka kasus itu setara dengan lebih dari 50 kasus setiap hari.
Pekan lalu, seorang gadis kecil bermain di luar rumah ketika ia diduga dibujuk oleh dua saudara lelakinya yang kemudian memperkosa dan mencekiknya hingga tewas di Uttar Pradesh, wilayah utara India.
Tubuh gadis berusia enam tahun itu diduga disembunyikan oleh ibu pelaku. Namun, menurut polisi, saudara-saudaranya yang berusia 12 tahun dan 15 tahun telah mengakui melakukan serangan mengerikan tersebut.
Pejabat polisi setempat kepada CNN mengatakan, Gadis itu diserang oleh sekelompok pria di distrik Gaya di negara bagian Birah, wilayah timur laut India, pada 15 Agustus 2019.
Dia menjalin hubungan dengan salah satu dari pria yang ditangkap. Dia mengatakan kepada penyelidik bahwa dia telah setuju untuk bergabung dengan kekasih dan teman-teman kekasihnya untuk berjalan-jalan.
Namun, menurut polisi, korban diperkosa oleh para pria tersebut.
Keesokan paginya, ibu korban pergi ke para tetua desa untuk memberi tahu mereka tentang serangan yang dialami putrinya. Namun, para tetua desa justru menuduh korban berbohong.
Saat itulah penduduk desa mencukur rambut korban dan mengaraknya di sekitar jalan desa. Menurut pengakuan korban kepada polisi, tindakan mempermalukannya itu sebagai hukuman karena dia dianggap membuat tuduhan palsu.
“Dari enam tersangka pemerkosaan, tiga telah ditangkap. Keempat orang yang diduga terlibat dalam mencukur kepalanya juga telah ditangkap," kata pejabat polisi, Raviranjana Kumari, kepada CNN yang dikutip Kamis (29/8/2019).
Menurut Kumari, penyelidikan sedang berlangsung dan penangkapan lebih lanjut dapat dilakukan.
India kerap menjadi pemberitaan utama media internasional terkait serentetan serangan mengerikan dan kekerasan seksual terhadap gadis-gadis muda selama beberapa tahun terakhir.
Angka resmi pemerintah menunjukkan ada 18.862 kasus serangan seksual terhadap anak yang dilaporkan pada tahun 2016. Angka kasus itu setara dengan lebih dari 50 kasus setiap hari.
Pekan lalu, seorang gadis kecil bermain di luar rumah ketika ia diduga dibujuk oleh dua saudara lelakinya yang kemudian memperkosa dan mencekiknya hingga tewas di Uttar Pradesh, wilayah utara India.
Tubuh gadis berusia enam tahun itu diduga disembunyikan oleh ibu pelaku. Namun, menurut polisi, saudara-saudaranya yang berusia 12 tahun dan 15 tahun telah mengakui melakukan serangan mengerikan tersebut.
(mas)