Sasar Pos Terdepan Hamas, Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza
Kamis, 29 Agustus 2019 - 05:32 WIB
Sasar Pos Terdepan Hamas, Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza
A
A
A
GAZA - Pasukan Pertahanan Israel, IDF, melalui akun Twitternya mengumumkan bahwa pesawat-pesawat tempur mereka melancarkan serangan ke pos-pos terdepan kelompok perlawanan Hamas di Gaza utara pada Rabu malam waktu setempat. Serangan itu sebagai tanggapan terhadap proyektil yang sebelumnya diluncurkan ke wilayah Israel.
Belum ada laporan korban luka atau jiwa terkait serangan tersebut.
Seorang juru bicara IDF mengkonfirmasi kepada Times of Israel bahwa aksi militer itu sebagai tanggapan atas serangan roket yang gagal dari daerah kantong itu. Sebelumnya sirene terdengar di Nativ Ha'Asara, di sepanjang garis perbatasan di Gaza, menurut Jerusalem Post yang dikutip Sputnik, Kamis (29/8/2019).
Belum ada rincian lebih lanjut mengenai respons IDF yang dirilis oleh para pejabat Israel.
Sehari sebelumnya, beberapa ledakan terdengar di seluruh Gaza, meninggalkan wilayah itu dalam keadaan siaga. Dilaporkan bahwa setidaknya dua personil keamanan di daerah kantong Palestina tewas dalam ledakan yang menargetkan pos pemeriksaan polisi, menurut Al Jazeera.
Perkembangan itu terjadi ketika delegasi Hamas di Kairo bekerja untuk merundingkan gencatan senjata dengan Israel. Menurut Jerusalem Post, delegasi itu terdiri dari tiga pejabat, termasuk pejabat Hamas Rawhi Mushtaha dan Tawfiq Abu Naim.
Belum ada laporan korban luka atau jiwa terkait serangan tersebut.
Seorang juru bicara IDF mengkonfirmasi kepada Times of Israel bahwa aksi militer itu sebagai tanggapan atas serangan roket yang gagal dari daerah kantong itu. Sebelumnya sirene terdengar di Nativ Ha'Asara, di sepanjang garis perbatasan di Gaza, menurut Jerusalem Post yang dikutip Sputnik, Kamis (29/8/2019).
Belum ada rincian lebih lanjut mengenai respons IDF yang dirilis oleh para pejabat Israel.
Sehari sebelumnya, beberapa ledakan terdengar di seluruh Gaza, meninggalkan wilayah itu dalam keadaan siaga. Dilaporkan bahwa setidaknya dua personil keamanan di daerah kantong Palestina tewas dalam ledakan yang menargetkan pos pemeriksaan polisi, menurut Al Jazeera.
Perkembangan itu terjadi ketika delegasi Hamas di Kairo bekerja untuk merundingkan gencatan senjata dengan Israel. Menurut Jerusalem Post, delegasi itu terdiri dari tiga pejabat, termasuk pejabat Hamas Rawhi Mushtaha dan Tawfiq Abu Naim.
(ian)