Anggota Parlemen AS Desak Trump Sanksi Turki
Rabu, 28 Agustus 2019 - 07:23 WIB
Anggota Parlemen AS Desak Trump Sanksi Turki
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Donald Trump harus menjatuhkan sanksi terhadap Turki sebagaimana diamanatkan oleh hukum Amerika Serikat (AS) sebagai tanggapan atas pembelian sistem pertahanan udara S-400 Rusia oleh Ankara. Hal itu dikatakan oleh Komite Urusan Luar Negeri Dewan Perwakilan Rakyat AS.
"Presiden Trump, Anda harus memberi sanksi kepada Turki atas pembelian sistem pertahanan udara S-400, seperti yang dipersyaratkan oleh hukum AS", kata Komite Urusan Luar Negeri DPR AS melalui Twitter.
"Kepentingan Turki paling baik dilayani oleh kemitraan dengan Amerika Serikat, bukan Kremlin," sambung pernyataan itu seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (28/8/2019).
Sebelumnya pada hari Selasa, Kementerian Pertahanan Turki mengatakan tahap kedua pengiriman sistem pertahanan udara S-400 telah dimulai. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pengiriman tahap kedua akan berlanjut hingga akhir September. (Baca juga: Sistem Rudal S-400 Rusia Dikirim Lagi ke Turki Minggu Ini )
AS berulangkali mengungakapkan keberatannya dengan pembelian S-400 oleh Turki, dengan mengatakan sistem senjata tersebut tidak sesuai dengan standar keamanan NATO dan dapat membahayakan operasi jet tempur generasi kelima F-35 yang baru.
Pada bulan Juli, AS menangguhkan partisipasi Turki dalam program F-35 sebagai akibat dari keputusan Ankara untuk membeli sistem pertahanan udara S-400.
"Presiden Trump, Anda harus memberi sanksi kepada Turki atas pembelian sistem pertahanan udara S-400, seperti yang dipersyaratkan oleh hukum AS", kata Komite Urusan Luar Negeri DPR AS melalui Twitter.
"Kepentingan Turki paling baik dilayani oleh kemitraan dengan Amerika Serikat, bukan Kremlin," sambung pernyataan itu seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (28/8/2019).
Sebelumnya pada hari Selasa, Kementerian Pertahanan Turki mengatakan tahap kedua pengiriman sistem pertahanan udara S-400 telah dimulai. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pengiriman tahap kedua akan berlanjut hingga akhir September. (Baca juga: Sistem Rudal S-400 Rusia Dikirim Lagi ke Turki Minggu Ini )
AS berulangkali mengungakapkan keberatannya dengan pembelian S-400 oleh Turki, dengan mengatakan sistem senjata tersebut tidak sesuai dengan standar keamanan NATO dan dapat membahayakan operasi jet tempur generasi kelima F-35 yang baru.
Pada bulan Juli, AS menangguhkan partisipasi Turki dalam program F-35 sebagai akibat dari keputusan Ankara untuk membeli sistem pertahanan udara S-400.
(ian)