Teroris Pembantai 51 Jamaah Masjid Christchurch Minta Sidang Dipindah

Kamis, 15 Agustus 2019 - 08:53 WIB
Teroris Pembantai 51...
Teroris Pembantai 51 Jamaah Masjid Christchurch Minta Sidang Dipindah
A A A
CHRISTCHURCH - Terdakwa teroris yang membantai 51 jamaah dua masjid di Christchurch , Selandia Baru, meminta persidangan dipindah dari kota Christchurch selatan, tempat penembakan massal terjadi. Hakim pengadilan pada Kamis (15/8/2019) mengatakan permintaan itu telah disampaikan melalui pengacara terdakwa.

Hakim Pengadilan Tinggi, Cameron Mander, mengatakan terdakwa meminta persidangan pada 3 Oktober dipindah ke Auckland, kota terbesar di Selandia Baru. Selama menunggu jadwal sidang, terdakwa Brenton Tarrant , asal Australia, akan tetap ditahan.

Pengacara terdakwa belum bersedia menanggapi permintaan komentar yang diajukan wartawan tentang asalan mengapa kliennya meminta pemindahan lokasi sidang.

Aksi teroris Brenton Tarrant, 29, terjadi 15 Maret lalu. Dia menggunakan senjata semi-otomatis dan membantai umat Muslim yang menghadiri salat Jumat di Masjid Al Noor dan Linwood Islamic Centre di Christchurch selatan, Selandia Baru. Aksinya menewaskan 51 orang dan dinyatakan sebagai penembakan massal terburuk di negara itu.

Teroris tersebut juga menyiarkan langsung aksinya di Facebook. Tarrant mengaku tidak bersalah atas 92 dakwaan terhadapnya.

Dalam sidang kali ini, Tarrant tidak muncul melalui tautan video seperti yang dia lakukan di sidang pengadilan sebelumnya. Hakim Mander, seperti dikutip Reuters, mengatakan dalam satu menit persidangan bahwa Tarrant dibebaskan dari kemunculannya karena persidangan utamanya tentang argumen hukum.

Terdakwa teroris yang diketahui bagian dari kelompok supremasi kulit putih ditahan di sebuah penjara dengan keamanan maksimum di Auckland, sekitar 90 menit penerbangan dari Christchurch.

Sidang pengadilan dihadiri oleh sekitar 40 anggota masyarakat, termasuk korban selamat dari serangan mengerikan itu.
(mas)
Berita Terkait
Tsunami Matahari Spektakuler...
'Tsunami Matahari' Spektakuler Terangi Langit Selandia Baru
Jika Ada Selandia Baru,...
Jika Ada Selandia Baru, Apakah Ada Selandia Lama?
Singapura Minta Australia...
Singapura Minta Australia dan Selandia Baru Longgarkan Pembatasan untuk ASEAN
PM Ardern: Kapal Selam...
PM Ardern: Kapal Selam Nuklir Australia Dilarang Masuki Perairan Selandia Baru
Selandia Baru Buka Perbatasan...
Selandia Baru Buka Perbatasan dengan Australia Tahun Depan
Terbukti Lebih Rendah...
Terbukti Lebih Rendah Risiko, Indonesia Bisa Contoh Selandia Baru Dorong Perokok Beralih ke Produk Tembakau Alternatif
Berita Terkini
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
13 menit yang lalu
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
1 jam yang lalu
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
1 jam yang lalu
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
3 jam yang lalu
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
3 jam yang lalu
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
4 jam yang lalu
Infografis
NASA Minta Penduduk...
NASA Minta Penduduk Bumi Siaga 1, Kondisi Alam Semesta Tak Stabil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved