Hamas Ancam Hujani Israel dengan Rudal Jika Nekat Serang Gaza

Rabu, 14 Agustus 2019 - 12:44 WIB
Hamas Ancam Hujani Israel...
Hamas Ancam Hujani Israel dengan Rudal Jika Nekat Serang Gaza
A A A
YERUSALEM - Pemimpin gerakan perlawanan Hamas di Jalur Gaza memperingatkan Israel agar tidak melancarkan kampanye militer baru ke Jalur Gaza. Ia menegaskan, pejuang Hamas akan menang dalam setiap konflik dengan tentara Zionis di jika mereka nekat masuk ke wilayah kantong itu.

"Kami akan menghancurkan tentara pendudukan jika melintasi ke Jalur Gaza. Kami tahu apa yang kami katakan dan maksudkan dengan apa yang kami ucapkan,” kata Yahya Sinwar dalam sebuah pidato yang disampaikan kepada keluarga-keluarga Palestina di kampung halamannya di Khan Younis, Gaza selatan.

"Jika Israel meluncurkan kampanye militer di Gaza, kami akan menghujani kota-kota mereka dengan ratusan rudal sekaligus," tambahnya.

"Jika terjadi perang, kita akan menyerang tentara pendudukan dan menghancurkan kekuatannya sekali dan selamanya. Kami tidak bercanda,” ucapnya seperti dikutip dari Press TV, Rabu (14/8/2019).

Sinwar kemudian memuji operasi 1 Agustus di Jalur Gaza selatan, tempat pria asal Palestina Hani Abu Sallah terbunuh dan tiga tentara Israel cedera dalam baku tembak. Ia menyebutnya sebagai aksi heroik.

Sinwar juga menyatakan bahwa aksi protes anti pendudukan mingguan di sepanjang perbatasan Jalur Gaza-Israel akan terus berlangsung sampai tujuannya tercapai.

Palestina telah mengadakan aksi unjuk rasa mingguan di perbatasan Gaza untuk memprotes pengepungan di daerah kantong itu. Aksi juga menuntut hak bagi para pengungsi untuk kembali ke rumah mereka yang terpaksa ditinggalkan selama pembentukan negara Israel pada tahun 1948.

Setidaknya 305 warga Palestina telah terbunuh oleh pasukan Israel sejak demonstrasi anti-pendudukan dimulai di Gaza pada 30 Maret 2018. Lebih dari 17.000 warga Palestina juga menderita luka-luka.

Bentrokan Gaza mencapai puncaknya pada 14 Mei tahun lalu, menjelang peringatan 70 tahun Hari Nakba (Hari Bencana), yang bertepatan dengan relokasi kedutaan Amerika Serikat (AS) dari Tel Aviv ke Yerusalem Timur yang diduduki.

"Kami akan melanjutkan upaya-upaya kami untuk mengakhiri perpecahan internal dan mencapai persatuan nasional berdasarkan proyek perlawanan, pembebasan dan pengembalian Palestina," tegas Sinwar.
(ian)
Berita Terkait
Israel Bebaskan Tokoh...
Israel Bebaskan Tokoh Pemimpin Hamas Hassan Yousef
Panglima Militer Hamas:...
Panglima Militer Hamas: Jika Anda Punya Senjata, Keluarkan!
Pejuang Hamas Berhasil...
Pejuang Hamas Berhasil Tangkap Tentara Israel
7 Warga Israel Luka...
7 Warga Israel Luka Ditabrak Mobil dan Ditikam, Hamas: Serangan Heroik!
Hamas Akan Bebaskan...
Hamas Akan Bebaskan 3 Sandera Israel, Ditukar dengan 183 Tahanan Palestina
4 Alasan Hamas Sepakat...
4 Alasan Hamas Sepakat dengan Proposal Perdamaian Trump
Berita Terkini
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
38 menit yang lalu
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
1 jam yang lalu
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
2 jam yang lalu
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
4 jam yang lalu
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
4 jam yang lalu
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
5 jam yang lalu
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved