Kepolisian Selidiki Kemungkinan Aksi Terorisme

Senin, 12 Agustus 2019 - 07:31 WIB
Kepolisian Selidiki...
Kepolisian Selidiki Kemungkinan Aksi Terorisme
A A A
OSLO - Serangan bersenjata di satu masjid Norwegia pada Sabtu (10/8) akan diinvestigasi sebagai kemungkinan aksi terorisme. Asisten Kepala Kepolisian Rune Skjold menjelaskan, tersangka penembakan di Al-Noor Islamic Centre adalah pria kulit putih yang mengekspresikan berbagai pendapat antiimigran dan sayap kanan-jauh secara online.

“Kami menyelidiki ini sebagai upaya melancarkan aksi terorisme,” papar Rune Skjold seperti dilansir Reuters. Kepolisian menyatakan pria yang menembaki satu masjid di Norwegia kemungkinan telah menembak mati anggota keluarganya sebelum menyerang masjid. “Seorang wanita muda ditemukan tewas di alamat tersangka,” ungkap Rune Skjold seperti dilansir Reuters.

Menurut kepolisian, pria muda kulit putih itu telah ditahan setelah serangan bersenjata di Al-Noor Islamic Centre dekat ibu kota Norwegia. Jamaah muslim yang berada di masjid itu berhasil melawan pria bersenjata itu dan menghentikan penembakan. “Orang-orang itu menunjukkan keberanian yang besar,” tutur Skjold.

Mohammad Rafiq, 65, merupakan purnawirawan Angkatan Udara Pakistan dan yang pertama kali mendekati pelaku penembakan di masjid itu. “Saya tiba-tiba mendengar tembakan dari luar,” kata Rafiq kepada Reuters melalui penerjemahnya. Dia menambahkan, pelaku penembakan kemudian masuk gedung dengan senjata dan pistol.

“Dia mulai menembaki dua pria lainnya,” kata Rafiq. Menurutnya, dia kemudian memegang penyerang, membekuknya hingga ke tanah dan merebut senjata dari pelaku penyerangan. Rafiq mengalami luka dengan tangannya bengkak dan matanya merah akibat melumpuhkan pelaku penembakan. Rafiq telah dua setengah tahun tinggal di Norwegia. “Dia meletakkan jari tangannya ke dalam mata saya hingga sini. Jarinya di dalam mata saya,” papar Rafiq.

Pernyataan awal menjelaskan, satu orang tertembak dalam serangan itu. Pelaku penembakan tampaknya beraksi sendiri. “Dia berumur sekitar 20 tahun, warga Norwegia dari wilayah itu. Pria itu membawa dua senjata mirip shotgun dan satu pistol. Dia menerobos melalui pintu kaca dan melepas tembakan,” ungkap Direktur Masjid Irfan Mushtaq kepada TV2.

“Pelaku penembakan memakai rompi antipeluru dan helm, tetapi berhasil dilawan oleh jamaah masjid sebelum polisi tiba,” papar Mushtaq. Juru bicara masjid Waheed Ahmed menambahkan, hanya tiga orang yang ada di masjid ketika serangan terjadi saat mereka mempersiapkan acara Iduladha yang akan dihadiri sekitar 1.000 orang.

Masjid itu awal tahun ini telah menerapkan langkah keamanan tambahan setelah pembunuhan lebih dari 50 orang di dua masjid di Selandia Baru oleh tersangka ekstremis sayap kanan. Pada 2011, pendukung neo-Nazi Anders Behring Breivik membunuh 77 orang di Norwegia saat para remaja mengikuti kamp pemuda.

Perdana Menteri Norwegia Erna Solberg menyatakan kepolisian telah meningkatkan keamanan saat ribuan muslim berkumpul di sejumlah masjid untuk menyambut Iduladha. Meski pemerintah terus berupaya melawan ujaran kebencian, masih banyak yang harus dilakukan. “Kami mencoba memerangi ini, tapi ini tantangan. Saya pikir ini tantangan seluruh dunia,” tutur Solberg.
(don)
Berita Terkait
Festival Prajurit Viking...
Festival Prajurit Viking Tampilkan Pertempuran Kerajaan Masa Lampau
Siapa Marius Borg Hoiby?...
Siapa Marius Borg Hoiby? Putra Putri Mahkota Norwegia yang Jadi Terdakwa Kasus Pemerkosaan
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Anak Putri Mahkota Norwegia...
Anak Putri Mahkota Norwegia Didakwa Memerkosa 4 Perempuan, Terancam 10 Tahun Penjara
Ippho Santosa Bersamai...
Ippho Santosa Bersamai Distributor Norway ke Norwegia
8 Fakta Menarik tentang...
8 Fakta Menarik tentang Norwegia, Negara Paling Bahagia dan Matahari Tak Terbenam di Musim Panas
Berita Terkini
350 Pegawai Pemerintah...
350 Pegawai Pemerintah Iran Tewas akibat Serangan AS dan Israel
1 jam yang lalu
Israel Akui Pesawat...
Israel Akui Pesawat Pembom AS Gunakan Pangkalan Udaranya untuk Serang Iran
2 jam yang lalu
600 Eks Pejabat Israel...
600 Eks Pejabat Israel Desak Trump Tekan Netanyahu
3 jam yang lalu
Ukraina Ledakkan Kapal...
Ukraina Ledakkan Kapal Dagang Iran di Laut Kaspia, Rusia Peringatkan Ancaman Kyiv
4 jam yang lalu
Delegasi Hamas ke Mesir...
Delegasi Hamas ke Mesir untuk Pembicaraan Fase Selanjutnya Gencatan Senjata Gaza
5 jam yang lalu
Israel Perluas Zona...
Israel Perluas Zona Kuning, Paksa Ribuan Warga Gaza Mengungsi Lagi
5 jam yang lalu
Infografis
Aksi Premanisme Makin...
Aksi Premanisme Makin Marak Terjadi di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved