USAID: Korupsi Pengadaan Bantuan Jadi Masalah Negara yang Dibantu

Sabtu, 10 Agustus 2019 - 22:02 WIB
USAID: Korupsi Pengadaan...
USAID: Korupsi Pengadaan Bantuan Jadi Masalah Negara yang Dibantu
A A A
WASHINGTON - Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (AS) atau USAID menyoroti korupsi di pemerintah negara yang dibantu dalam hal pengadaan bantuan barang dan jasa. Badan ini menjalin kerja sama dengan otoritas terkait di Indonesia soal penanganan bencana, khususnya tsunami.

"Saya pikir itu (korupsi) adalah masalah yang kita miliki dalam pengadaan. Pendidikan kewarganegaraan membantu orang untuk memahami bahwa setiap orang bertanggung jawab atas semua orang dan setiap orang memiliki hak," kata Pelasana Tugas Asisten Administrator USAID, Gloria D Steele, Sabtu (10/8/2019).

Kendati demikian, Steele mengklaim bahwa USAID telah melakukan sejumlah cara untuk membuat sebuah pemerintah negara yang dibantu lebih transparan, khususnya dalam masalah pengadaan.

"Ada dua cara apa yang bisa kita lakukan. Pertama, bekerja sama dengan masyarakat sipil untuk menuntut transparansi. Orang-orang perlu tahu bahwa itu adalah hak mereka untuk mengetahui apa yang sedang dibeli (oleh pemerintah)," katanya.

"Cara lain adalah bekerja dengan pemerintah dan membantu mereka apa manfaat dari proposal yang jelas untuk menghindari pembelian 'di bawah meja', bagaimana mereka akan mendapatkan nilai yang terbaik," ujarnya.

Dia menegaskan pendidikan kewarganegaraan dan membantu populasi sipil adalah inti dari cara yang dilakukan USAID. Steele mengatakan, semua orang harus memahami betapa pentingnya sebuah transparansi untuk mengadapi masalah korupsi.

Dia menambahkan, cara lain yang sangat menarik untuk membuat orang menuntut tranparansi dari pemerintah adalah dengan perpajakan. Menurutnya, ketika orang-orang membayar pajak, mereka menuntut untuk mengetahui apa yang terjadi pada uang yang mereka bayarkan.
(mas)
Berita Terkait
Indonesia Minta Amerika...
Indonesia Minta Amerika Serikat Ikut Jaga Perdamaian di Indo-Pasifik
ASEAN Tak akan Dukung...
ASEAN Tak akan Dukung Rencana AS Sebarkan Rudal di Asia Tenggara
Menlu Rusia: Ekspansi...
Menlu Rusia: Ekspansi Militer NATO ke Asia-Pasifik Bertujuan Ganggu Struktur ASEAN
AS Akan Perluas Hubungan...
AS Akan Perluas Hubungan Militer dan Ekonomi dengan Indo-Pasifik
Prabowo Ungkap Pentingnya...
Prabowo Ungkap Pentingnya Kemitraan Strategis ASEAN–US
Strategi Baru AS Berusaha...
Strategi Baru AS Berusaha Persenjatai Jepang untuk Lawan China
Berita Terkini
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
23 menit yang lalu
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
1 jam yang lalu
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
1 jam yang lalu
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
2 jam yang lalu
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
3 jam yang lalu
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
3 jam yang lalu
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved