Netanyahu Marah Tentara Israel Dihabisi, Hamas Senang

Jum'at, 09 Agustus 2019 - 05:29 WIB
Netanyahu Marah Tentara...
Netanyahu Marah Tentara Israel Dihabisi, Hamas Senang
A A A
OFRA - Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu marah dan mengecam pembunuhan terhadap seorang tentara Israel berusia 19 tahun di Tepi Barat. Sebaliknya, kelompok Hamas yang berkuasa di Jalur Gaza, Palestina, senang dan memuji pelaku pembunuhan sebagai sosok "heroik".

Tentara rezim Zionis bernama Kopral Dvir Sorek ditemukan tewas dengan banyak luka tusuk di tubuhnya. Jasadnya ditemukan di dekat pemukiman Migdal Oz, utara kota Hebron, pada hari Kamis (8/8/2019). Militer Zionis menuduh pelakunya adalah seorang penyerang asal Palestina yang saat ini diburu.

Tentara tersebut juga tercatat sebagai pelajar di seminari Yahudi pra-militer di blok permukiman Gush Etzion. Jasad korban ditemukan tanpa senjata dan tidak mengenakan seragam militer.

"Kami tahu bahwa tanah Israel dibeli dengan kesakitan," kata Netanyahu dalam kunjungannya ke pemukiman Beit El, di mana ia menyarankan menerapkan kedaulatan atas pemukiman Tepi Barat, sebuah kebijakan kontroversial yang berpotensi membuat marah Palestina.

“Hari ini salah seorang putra kami jatuh. Dia berasal dari keluarga yang telah membuat pengorbanan besar untuk tanah Israel," katanya.

“Para teroris ganas ini; mereka mencabut akar, kami datang untuk menanam. Mereka datang untuk menghancurkan; kami datang untuk membangun. Tangan kami akan menjangkau dan kami akan memperdalam akar kami di tanah air kami, di semua bagiannya," lanjut Netanyahu.

"Sekarang, pasukan keamanan sedang mengejar untuk menangkap teroris yang tercela itu dan membawanya ke pengadilan," imbuh Netanyahu.

Pelaku pembunuhan belum jelas meski militer Israel menuduh pelakunya adalah penyerang asal Palestina. Faksi Hamas merayakan pembunuhan terhadap tentara rezim Zionis tersebut.

"Kami salut kepada para pejuang pahlawan, putra-putra rakyat kami, yang melakukan operasi heroik yang menewaskan seorang tentara tentara pendudukan," kata Hamas dalam sebuah pernyataan.

Kelompok militan Jihad Islam Palestina juga memuji pembunuhan itu sebagai aksi "heroik dan berani".

Pasukan Israel yang terdiri dari tentara dan polisi dalam jumlah besar berkeliaran di desa Beit Fajar, Palestina, satu mil sebelah selatan tempat jasad korban ditemukan. Tentara memblokir jalan dan menggeledah rumah-rumah warga. Militer mengatakan pasukan tambahan sedang dipanggil untuk datang ke Tepi Barat.

Presiden Reuven Rivlin menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. "Pasukan keamanan mengejar para pembunuh dan tidak akan beristirahat sampai kita menemukan mereka," katanya.

"Doa kami bersama keluarga prajurit yang terbunuh dan hati kami bersedih untuk hidup yang singkat," kata Rivlin. "Kami memerangi terorisme tanpa kompromi untuk memastikan keamanan rakyat kami," imbuh dia, dikutip Fox News, Jumat (9/8/2019).

Jasad tentara Israel itu ditemukan di daerah yang sama dengan lokasi penculikan dan pembunuhan tiga remaja Israel oleh militan Palestina pada musim panas 2014. Insiden penculikan itu pernah memicu perang antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza.
(mas)
Berita Terkait
Israel Bebaskan Tokoh...
Israel Bebaskan Tokoh Pemimpin Hamas Hassan Yousef
Panglima Militer Hamas:...
Panglima Militer Hamas: Jika Anda Punya Senjata, Keluarkan!
Pejuang Hamas Berhasil...
Pejuang Hamas Berhasil Tangkap Tentara Israel
Hamas Akan Bebaskan...
Hamas Akan Bebaskan 3 Sandera Israel, Ditukar dengan 183 Tahanan Palestina
7 Warga Israel Luka...
7 Warga Israel Luka Ditabrak Mobil dan Ditikam, Hamas: Serangan Heroik!
4 Alasan Hamas Sepakat...
4 Alasan Hamas Sepakat dengan Proposal Perdamaian Trump
Berita Terkini
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
2 jam yang lalu
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
3 jam yang lalu
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
3 jam yang lalu
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
4 jam yang lalu
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
5 jam yang lalu
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
6 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved