Protes Sanksi AS, Pemerintah Venezuela Mundur dari Perundingan dengan Oposisi

Kamis, 08 Agustus 2019 - 13:59 WIB
Protes Sanksi AS, Pemerintah...
Protes Sanksi AS, Pemerintah Venezuela Mundur dari Perundingan dengan Oposisi
A A A
CARACAS - Pemerintah Venezuela menarik diri dari putaran pembicaraan dengan kelompok oposisi yang diperantarai Norwegia di Barbados. Tindakan itu dilakukan sebagai aksi protes terhadap serangkaian sanksi yang dijatuhkan Amerika Serikat (AS), dimaksudkan untuk memaksa Presiden Nicolas Maduro lengser dari kursi kekuasaan.

Presiden AS Donald Trump pada hari Senin memberlakukan pembekuan aset pemerintah Venezuela di Amerika Serikat dan memblokir warga negara AS untuk melakukan bisnis dengan pemerintah Maduro. Keputusan tersebut meningkatkan tekanan pada dia untuk berhenti. (Baca juga: AS Bekukan Seluruh Aset Pemerintah Venezuela )

Pemerintah Maduro mengatakan delegasinya menarik diri dari putaran perundingan di Barbados yang bertujuan untuk menyelesaikan krisis politik Venezuela. Kedua belah pihak mulai bertemu di sana pada bulan Juli untuk mencari resolusi dari kebuntuan politik di negara yang kaya minyak itu.

"Rakyat Venezuela telah mencatat bagaimana pemimpin delegasi oposisi, Juan Guaido, telah merayakan dan mempromosikan tindakan-tindakan yang berbahaya bagi kedaulatan nasional," kata Kementerian Informasi Venezuela dalam sebuah pernyataan.

"Venezuela bersedia meninjau mekanisme proses ini sehingga kelanjutannya efektif dan selaras dengan kepentingan rakyat," sambungnya seperti dikutip dari Reuters, Kamis (8/8/2019).

Guaido, yang telah diakui oleh lebih dari 50 negara termasuk AS sebagai pemimpin sah Venezuela, pada aksi demonstrasi pada hari Rabu waktu setempat mengatakan sanksi adalah hukuman bagi mereka yang mencuri dan mendapat untung dari kesengsaraan. Dia mengatakan Maduro dapat membantu negara dengan meninggalkan istana presiden, Miraflores.

"Dengan cara itu sanksi akan dicabut besok," kata Guaido.

Pada bulan Januari, Guaido mengutip konstitusi untuk mengangkat dirinya sendiri sebagai presiden sementara Venezuela dengan alasan bahwa terpilihnya kembali Maduro pada tahun 2018 adalah penipuan.
(ian)
Berita Terkait
Operasi AS: Demi Berantas...
Operasi AS: Demi Berantas Narkoba atau Incar Minyak Venezuela?
Venezuela Marah Jet...
Venezuela Marah Jet Militer Amerika Serikat Langgar Wilayah Udaranya
Kemenangan Mamdani,...
Kemenangan Mamdani, Sinyal Perlawanan ke Pemerintah Federal AS?
Ribuan Migran Venezuela...
Ribuan Migran Venezuela Nekat Menyeberang Ke AS
Maduro Klaim AS Dorong...
Maduro Klaim AS 'Dorong' Istrinya untuk Ceraikan Dia
Venezuela Ancam Berikan...
Venezuela Ancam Berikan 'Respon yang Layak' kepada Angkatan Laut AS
Berita Terkini
Mojtaba Akan Pimpin...
Mojtaba Akan Pimpin Doa untuk Ayatollah Ali Khamenei, Bakal Muncul untuk Pertama Kalinya?
1 jam yang lalu
Horor! Siswa Daratkan...
Horor! Siswa Daratkan Pesawat Sendirian usai Instruktur Pilot Lompat Bunuh Diri
2 jam yang lalu
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
2 jam yang lalu
20 Kapal Perang AS Berkeliaran...
20 Kapal Perang AS Berkeliaran di Timur Tengah saat Iran-Amerika Saling Serang
3 jam yang lalu
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
3 jam yang lalu
Lagi, Wakil Menteri...
Lagi, Wakil Menteri Sembunyikan Uang Korupsi Rp193 Miliar di Dalam Drainase Air Hujan
4 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved