Bantu Penjahat Seks Kabur, Wakil Menteri Israel Terancam Diadili

Selasa, 06 Agustus 2019 - 21:37 WIB
Bantu Penjahat Seks...
Bantu Penjahat Seks Kabur, Wakil Menteri Israel Terancam Diadili
A A A
YERUSALEM - Wakil Menteri Kesehatan Israel, Yaakov Litzman, terancam didakwa di pengadilan atas tuduhan penipuan karena membantu pelaku kejahatan seks terhadap anak-anak di Australia. Dia menggunakan kantornya untuk membantu pelaku melarikan diri ke Israel.

Pelaku kejahatan seks tersebut adalah Malka Leifer, seorang kepala sekolah Yahudi di Melbourne, Australia. Dia melarikan diri ke Israel untuk menghindari tuduhan kejahatan atas 74 kasus pelecehan seks anak yang melibatkan setidaknya delapan korban.

Sejak 2014, puluhan audiensi yang menyalahkan Leifer digelar. Sejak itu, Australia berupaya untuk memuluskan ekstradisinya.

Litzman yang juga pemimpin aliansi United Torah Judaism di Knesset (Perlemen Israel), diduga menghalangi proses hukum otoritas terhadap Leifer untuk melindunginya. Dia diduga menekan pejabat Departemen Kesehatan agar merilis evaluasi kesehatan mental yang mengakibatkan pembebasannya dari tahanan rumah. Menurut laporan media setempat, Leifer berpura-pura sakit mental.

Dugaan keterlibatan Litzman telah dilaporkan sebelumnya, tetapi pada hari Selasa (6/8/2019) unit anti-korupsi kepolisian mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa ada cukup bukti untuk membawanya ke pengadilan.

Litzman juga diduga menggunakan skema yang sama untuk membantu beberapa pelanggar seks lainnya, dengan meminta psikiater negara dan petugas penjara untuk meningkatkan kondisi para pelanggar.

Jaksa Agung Israel Avichai Mandelblit sedang bersiap untuk memutuskan apakah Litzman akan dibawa ke pengadilan atau tidak.

Litzman sendiri yakin dia tidak akan dituntut. Dalam menanggapi polisi Israel, dia mengklaim bahwa dia hanya membantu anggota masyarakat. "(Membantu) tanpa diskriminasi antar-populasi dan tanpa mengklarifikasi status mereka yang meminta bantuan," katanya, dikutip Russia Today.

Wakil menteri itu menyatakan keyakinannya bahwa tidak ada tuntutan yang pada akhirnya akan diajukan.

Namun, orang-orang yang selamat dari dugaan pelecehan seksual oleh Leifer, berharap bahwa temuan polisi akan menjadi langkah maju untuk mendapatkan keadilan.
(mas)
Berita Terkait
Tragis, Bocah Lima Tahun...
Tragis, Bocah Lima Tahun Diperkosa Sekelompok Anak di Pantai Australia
Pria Ini Bius 31 Wanita...
Pria Ini Bius 31 Wanita dan Melecehkannya Secara Seksual
Gadis 13 Tahun di Israel...
Gadis 13 Tahun di Israel Diperkosa 4 Pria Secara Bergiliran
Seorang Pemuda 28 Tahun...
Seorang Pemuda 28 Tahun Lakukan Serangan Seks terhadap Wanita 92 Tahun
Empat Pria Bius dan...
Empat Pria Bius dan Perkosa Tiga Gadis dalam Pesta di Brisbane
Protes Skandal Pemerkosaan,...
Protes Skandal Pemerkosaan, Ribuan Wanita Demo di Seluruh Australia
Berita Terkini
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
5 menit yang lalu
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
1 jam yang lalu
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
2 jam yang lalu
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
3 jam yang lalu
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
4 jam yang lalu
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
5 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved