Tujuh Ledakan Guncang Bangkok, Pemerintah Perketat Keamanan

Sabtu, 03 Agustus 2019 - 06:25 WIB
Tujuh Ledakan Guncang...
Tujuh Ledakan Guncang Bangkok, Pemerintah Perketat Keamanan
A A A
BANGKOK - Ibu kota Thailand, Bangkok, diguncang tujuh ledakan bom kemarin. Meski tidak menimbulkan korban tewas, Pemerintah Thailand terpaksa memperkuat dan memperketat keamanan. Para ahli menilai tujuan dari pengeboman ini ialah untuk mempermalukan Thailand.

Peristiwa itu terjadi bertepatan dengan pertemuan pejabat tinggi Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN). Selain dihadiri Menteri Luar Negeri (Menlu) dari 10 negara anggota ASEAN, pertemuan itu juga dihadiri 21 diplomat senior dunia, tak terkecuali Menlu Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo.

Sebagaimana dilansir Bangkok Post, keamanan di area Centara Grand Central World tempat acara pertemuan ASEAN kini dijaga semakin ketat oleh aparat keamanan. Polisi juga berjuang keras menangkal setiap rumor dan spekulasi yang menyebar di media sosial (medsos). Mereka mengatakan tidak ada area yang ditutup.

Kepala Tentara Thailand Jenderal Apirat Kongsompong mengatakan pelaku adalah pendukung mantan Perdana Menteri (PM) Thailand Thaksin Shinawatra. Namun namanya dirahasiakan. Meski rencana pengeboman itu sempat dicurigai Badan Intelijen, mereka tak menyangka pengebomannya akan terjadi kemarin.

Wakil PM Thailand Prawit Wongsuwon menduga pelaku hendak mencoba menciptakan kekacauan di Bangkok. Dua lelaki dilaporkan membuang barang mencurigakan di luar kantor polisi di Rama I Road pada Kamis (1/8) sore. Menurut polisi lokal, barang itu merupakan bom yang diset untuk meledak pada pagi hari.

Kedua tersangka berhasil ditangkap di Provinsi Chumphon kemarin. Sedikitnya telah diterima laporan penemuan 7 bom di 5 lokasi di Bangkok dan Nonthaburi, 5 di antaranya meledak dan melukai 4 orang. Korban yang mengalami luka dibawa ke rumah sakit (RS) untuk mendapatkan perawatan intensif.

Ledakan itu di antaranya terjadi di dekat Stasiun Chong Nonsi BTS, kompleks pemerintah, markas Tentara Kerajaan Thailand, dan Tower King Power MahaNakhon. Tiga barang mencurigakan, termasuk sebuah tas tanpa pemilik, dilaporkan ditemukan di bawah eskalator Stasiun Silom BTS dan halte bus Phahon Yothin.

PM Thailand Jenderal Prayut Chan-ocha beserta Tentara Kerajaan Thailand dan Partai Politik mengutuk keras aksi kekerasan itu. “Kami mengutuk kelompok individu yang mencoba menyebarkan ketakukan di tengah masyarakat dan memanfaatkannya. Kami berharap situasi akan kembali normal,” ungkap Partai Pheu Thai.

Rentetan ledakan itu dibayangi rumor dan spekulasi. Salah satunya rencana penutupan Bangkok sebagai langkah untuk mengantisipasi kekacauan. Tapi Juru Bicara (Jubir) Komando Operasi Keamanan Internal Mayor Jenderal Thanathip Sawangsaen membantah kabar itu. Dia meminta warga agar tidak panik.

Aparat keamanan berupaya untuk selalu waspada terhadap berbagai situasi. Pada satu dari empat titik kebakaran di Pratunam diduga ditemukan serpihan bom. Namun laporan itu tidak dapat diverifikasi. Wartawan setempat juga mengaku melihat bekas ledakan di dekat Kantor Kementerian Pertahanan Thailand.

Atas peristiwa itu, juga utamanya akibat perang dagang antara AS dan China, tingkat investasi di Bursa Saham Thailand (SET) melesu. Indeks SET berakhir dengan 1.684,71 atau turun sebesar 15,04 poin (0,88%) dengan omzet sekitar 82 miliar baht. Hal itu diungkapkan Presiden SET Pakorn Peetathawatchai di Bangkok.
(don)
Berita Terkait
Siapa Sirikit? Ibu Suri...
Siapa Sirikit? Ibu Suri Thailand yang Bergaya Hidup Glamor dan Dipuja Rakyatnya
Bagaimana Thailand Menjadi...
Bagaimana Thailand Menjadi Negara Sakit di Asia?
Pendukung Raja Thailand...
Pendukung Raja Thailand Tolak Reformasi Konstitusi
Experience Thailand...
Experience Thailand 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Thailand di Tengah Ketatnya Pasar Impor Indonesia
Bentrok Terparah Pecah...
Bentrok Terparah Pecah di Thailand, Lebih dari 41 Demonstran Terluka
Lagu Mother of the Land...
Lagu Mother of the Land dan The Delicate Hand Didedikasikan untuk Mendiang Ratu Sirikit
Berita Terkini
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
49 menit yang lalu
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
1 jam yang lalu
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
2 jam yang lalu
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
2 jam yang lalu
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
3 jam yang lalu
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
5 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved