Dua Anggota Parlemen Jepang Difabel Dilantik

Jum'at, 02 Agustus 2019 - 10:47 WIB
Dua Anggota Parlemen...
Dua Anggota Parlemen Jepang Difabel Dilantik
A A A
TOKYO - Parlemen Jepang membuka sidang perdana kemarin dengan anggota majelis tinggi yang lebih beragam.

Keragaman itu ditandai dengan jumlah anggota wanita lebih banyak, dua anggota difabel, dan anggota pria yang secara terbuka mengaku gay pertama kali. Semua anggota parlemen itu terpilih pada pemilu bulan lalu.

Kaisar Naruhito yang baru naik takhta membacakan nama-nama anggota baru itu dalam upacara yang dihadiri para anggota parlemen. Para pekerja telah memindahkan kursi-kursi di majelis tinggi untuk memberi ruang bagi kursi roda milik dua anggota difabel, Eiko Kimura dan Yasuhiko Funago yang pada pemilu 21 Juli meraih kursi parlemen.

Kehadiran dua anggota parlemen difabel itu mengubah paradigma yang ada di Jepang selama ini karena biasanya orang-orang difabel selalu disembunyikan keluarganya. “Saya terkejut melihat sangat banyak orang yang datang,” kata Funago saat matanya melihat sekelilingnya dan membaca beberapa surat dengan bahasa Jepang yang ada di depannya.

“Saya akan mencoba memenuhi harapan rakyat,” kata dia dilansir Reuters. Funago mengalami amyotrophic lateral sclerosis (ALS), yak ni penyakit progresif yang membuat dia kehilangan kontrol pada otot. Adapun Kimura mengalami cerebral palsy atau kelumpuhan otak. Keduanya maju dari oposisi Partai Reiwa Shinsengumi.

Demi mengakomodasi anggota parlemen difabel, selain memindahkan beberapa kursi, majelis tinggi juga memindahkan tangga dan menambah per alatan listrik untuk perangkat medis serta komputer. Otoritas juga membuat jalan sementara yang dibangun di pintu masuk utama.

Para pakar difabel menyatakan terpilihnya Kimura dan Funago merupakan perkembangan besar, tapi masih perlu ada perubahan lain saat Jepang bersiap menjadi tuan rumah Paralympic Games tahun depan setelah Olimpiade. Warga dengan difabel fisik atau intelektual serta kelainan mental mencakup sekitar 8% dari total populasi Jepang.

Pemilu bulan lalu juga membawa 28 wanita ke parlemen, menambah jumlah anggota wanita menjadi 56 orang dari total 245 orang di majelis tinggi. Jumlah anggota wanita sekarang mencapai 23% atau naik dari 21% sebelumnya.

Namun, di majelis rendah yang memiliki wewenang lebih besar, wanita hanya mencapai 10% dari 465 anggota. Jika majelis tinggi dan majelis rendah digabungkan, wanita mencapai 14,5% dari seluruh anggota, masih di bawah rata-rata global 24,3% berdasarkan data Uni Antar-Parlemen.

Hadir dalam sidang perdana itu Taiga Ishikawa, anggota parlemen yang untuk pertama kali secara terbuka mengaku sebagai gay. Dia meraih kursi dengan dukungan dari Partai Konstitusional Demokratik Jepang, oposisi terbesar dinegara itu.

Partai tersebut selama ini mengusung slogan kampanye keragaman dan tidak segan mengangkat isu gay. Partai Liberal Demokratik yang dipimpin Perdana Menteri (PM) Shinzo Abe dan mitra koalisi berkuasa Partai Komeito mengontrol kursi mayoritas di Parlemen Jepang. (Syarifuddin)
(nfl)
Berita Terkait
Banyak Warga Tertimbun...
Banyak Warga Tertimbun Reruntuhan, Korban Tewas Akibat Gempa Jepang Terus Bertambah
Rekomendasi Tempat Wisata...
Rekomendasi Tempat Wisata di Jepang bagi Wisatawan Indonesia
Dahsyatnya Gempa Merobek...
Dahsyatnya Gempa 'Merobek' Jalanan di Anamizu Jepang
6 Fakta Unik Onigiri,...
6 Fakta Unik Onigiri, dari Makanan Jiwa hingga Simbol Terima Kasih
Pekerja Asing Jadi Ancaman,...
Pekerja Asing Jadi Ancaman, 3 Alasan Jepang Bentuk Satuan Tugas untuk Utamakan Warga Lokal
8 Kesalahpahaman tentang...
8 Kesalahpahaman tentang Jepang, dari Teknologi hingga Sushi
Berita Terkini
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
23 menit yang lalu
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
27 menit yang lalu
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
1 jam yang lalu
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
1 jam yang lalu
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
2 jam yang lalu
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar Pejabat Amerika...
Daftar Pejabat Amerika Serikat yang Dilantik dengan Al-Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved