Inggris Serukan AS dan Eropa Bentuk Misi Patroli Internasional di Selat Hormuz

Rabu, 31 Juli 2019 - 04:14 WIB
Inggris Serukan AS dan Eropa Bentuk Misi Patroli Internasional di Selat Hormuz
Inggris Serukan AS dan Eropa Bentuk Misi Patroli Internasional di Selat Hormuz
A A A
LONDON - Inggris mengundang perwakilan militer Amerika Serikat (AS), Prancis dan negara-negara Eropa lainnya ke pertemuan di Bahrain. Pertemuan itu digelar dalam upaya untuk menciptakan misi internasional untuk menjaga pengiriman melalui selat Hormuz.

Inggris berharap dapat bertindak sebagai jembatan antara AS dan negara-negara seperti Jerman, yang enggan terlibat dalam misi apa pun yang dipimpin Washington. Untuk diketahui, AS memiliki kehadiran militer terbesar dari negara Barat di kawasan itu.

Sumber Whitehall mengatakan bahwa proposal Inggris untuk membuat misi yang dipimpin Eropa untuk mencegah penyitaan tanker di masa depan oleh Iran masih hidup meskipun Jeremy Hunt diberhentikan oleh Perdana Menteri Inggris yang baru, Boris Johnson. Tetapi mereka mengakui bahwa keberhasilannya akan tergantung pada keterlibatan AS baik sebagai pimpinan, atau untuk mendukung misi, di mana Armada Kelima yang bertanggung jawab atas Teluk berpusat di Bahrain.

Para pejabat Inggris berpendapat bahwa negara-negara Eropa lainnya harus terlibat dalam misi angkatan laut internasional yang belakangan menjadi perselisihan Anglo-Iran karena mereka punya masalah dalam permainan mengingat pentingnya kesinambungan pasokan minyak.

"Pertemuan itu dijadwalkan berlangsung pada Rabu sore, dan diperkirakan tidak akan segera memberikan hasil," kata pejabat Inggris.

"Proposal akan dibawa kembali ke pemerintah nasional untuk dibahas lebih lanjut," tambah mereka seperti dikutip dari The Guardian, Rabu (31/7/2019).



Secara terpisah, kedutaan besar AS di Berlin mengkonfirmasi telah secara resmi meminta Jerman, serta Inggris dan Prancis, untuk bergabung dalam misi angkatan laut di Teluk, yang dapat menjadi bagian dari upaya yang dipimpin Inggris.

Sumber-sumber diplomatik mengatakan pernyataan itu merupakan upaya untuk menekan Jerman agar terlibat.

"Kami telah secara resmi meminta Jerman untuk bergabung dengan Prancis dan Inggris untuk membantu mengamankan selat Hormuz dan memerangi agresi Iran," kata seorang juru bicara kedutaan besar AS di Berlin.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
berita/ rendering in 0.1771 seconds (11.252#12.26)