Ada Kapal Bom Iran di Teluk, Kapal Perang Inggris Siaga Tinggi

Selasa, 16 Juli 2019 - 07:40 WIB
Ada Kapal Bom Iran di...
Ada Kapal Bom Iran di Teluk, Kapal Perang Inggris Siaga Tinggi
A A A
LONDON - Kapal perang Inggris, HMS Duncan, yang sedang menuju Teluk berada dalam posisi siaga tinggi setelah kapal bom Iran ditemukan di jalur perairan Laut Merah oleh pasukan Arab Saudi.

Kapal bom nirawak yang terlacak pasukan Arab Saudi itu dikendalikan dari jarak jauh. Kapal yang kerap disebut sebagai "Blowfish" itu berpotensi menyerang lambung kapal HMS Duncan tipe 45.

Pasukan Arab Saudi mendapati pegerakan Blowfish Iran ketika sedang melindungi kapal kargo di Teluk.

Iran telah bersumpah membalas dendam setelah Marinir Kerajaan Inggris menyita salah satu kapal tanker-nya yang dicurigai mencoba mengirim minyak secara ilegal ke Suriah.

Sumber militer Inggris percaya Blowfish, yang dapat dikemudikan dari empat mil jauhnya, dikerahkan oleh sekutu Iran, yakni pasukan pemberontak Houthi Yaman.

HMS Duncan yang bersenjata lengkap yang akan bergabung dengan kapal perang HMS Montrose yang sudah lebih dulu siaga di Teluk.

Mantan perwira Angkatan Laut Inggris Simon Warrington memperingatkan bahaya dari pasukan pemberontak Houthi. "Ancaman dari Houthi, yang merupakan milisi proksi Iran melakukan pekerjaan kotor Teheran, sangat nyata," katanya, seperti dikutip Mirror, Selasa (16/7/2019).

HMS Duncan adalah kapal perang terbaru yang ditugaskan untuk bergabung dengan armada tempur Barat di Teluk. Sebelumnya, Amerika Serikat (AS) mengirim kapal perang tambahan dan sistem pertahanan rudal Patriot ke Timur Tengah di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran pada Mei.

AS juga sudah mengirim Kelompok Tempur Kapal Induk USS Abraham Lincoln ke sebuah perairan yang dekat dengan perbatasan maritim Iran. Pesawat pengebom B-52 sudah berada di sebuah pangkalan di Qatar.

AS mengatakan penyebaran armada tempurnya ke Teluk sebagai tanggapan atas kesiapan Iran yang meningkat untuk melakukan operasi ofensif. Namun, Teheran membantah tuduhan tersebut.

Pentagon menambahkan bahwa Washington siap untuk membela pasukan dan kepentingan AS di kawasan Timur Tengah, tetapi tidak mencari konflik.
(mas)
Berita Terkait
Militer Saudi Lepaskan...
Militer Saudi Lepaskan Tembakan Peringatan pada Kapal Perang Iran
Militer Saudi Usir Kapal...
Militer Saudi Usir Kapal Perang Iran dengan Tembakan Peringatan
Kapal Iran Lakukan Manuver...
Kapal Iran Lakukan Manuver Dekati Kapal AS di Laut Arab
Arab Saudi Sambut Kunjungan...
Arab Saudi Sambut Kunjungan Kapal Perang Angkatan Laut Rusia
Iran: Sudah Saatnya...
Iran: Sudah Saatnya Arab Saudi Mengusir Pasukan AS!
4 Negara yang Sedang...
4 Negara yang Sedang Perang Proksi Lawan Iran dan 5 Titik Konflik
Berita Terkini
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
19 menit yang lalu
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
54 menit yang lalu
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
1 jam yang lalu
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
2 jam yang lalu
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
2 jam yang lalu
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved