Rawat Jasad Ayahnya Tetap Segar, Kim Jong-un Minta Uang Rakyat Korut

Senin, 15 Juli 2019 - 14:53 WIB
Rawat Jasad Ayahnya...
Rawat Jasad Ayahnya Tetap Segar, Kim Jong-un Minta Uang Rakyat Korut
A A A
PYONGYANG - Kim Jong-un, pemimpin Korea Utara (Korut), dilaporkan memungut uang rakyat dari kalangan pekerja pabrik dan staf Partai Komunis untuk merawat jasad ayahnya yang dibalsem agar tetap segar.

Meskipun banyak penduduk negara itu hidup dalam kemiskinan, sang diktator muda menghabiskan £320.000 dari kas negara untuk menjaga jasad ayah dan kakeknya tetap segar dan bisa dipajang di depan publik.

Kakek Kim Jong-un adalah pendiri Korut Kim Il-sung. Sedangkan ayahnya adalah putra sekaligus penerus Kim Il-sung, Kim Jong-il. Kedua jasad mantan pemimpin Korut itu dikultuskan rezim Pyongyang.

Melestarikan kondisi jasad kedua mantan pemimpin itu menjadi tren yang langgeng bagi rezim Kim. Namun, lambat laun negara itu mengalami kesulitan keuangan karena sanksi ketat dari PBB untuk mengekang program senjata nuklir.

Sejak terkena sanksi keras PBB, negara Komunis di Korea ini dilarang berdagang dengan negara lain.

Mengutip Radio Free Asia, Minggu (14/7/2019), rezim Kim Jong-un sekarang meminta staf-staf pabrik untuk membayar uang, dan sebagai imbalannya mereka menerima sertifikat kesetiaan.

Laporan itu mengklaim bahwa orang-orang yang diminta membayar tersebut tidak senang. "Beberapa orang berpikir itu konyol bagaimana pihak berwenang mengabaikan mata pencaharian mereka sambil berusaha mengumpulkan uang untuk menjaga agar mayat tidak membusuk," kata seorang sumber Korut.

"Ada upacara untuk memberikan sertifikat Kim Il-sung dan Kim Jong-il Fund kepada perwakilan pabrik," imbuh laporan Radio Free Asia.

"Mereka memberikan sertifikat kepada anggota partai dan pekerja yang menyumbangkan uang untuk menunjukkan kesetiaan mereka," lanjut laporan tersebut. "Itu akan digunakan untuk membantu pemeliharaan Istana Matahari."

Sumber itu mengatakan, sebuah pidato yang disiarkan di provinsi Pyongan Utara, mendorong orang untuk belajar dari kesetiaan para donor dan membantu dengan berpartisipasi dalam mengumpulkan dana.

"(Tetapi) partai memaksa semua pekerja untuk memberikan kontribusi reguler ke Istana Matahari, mengatakan bahwa mereka akan memberikan pujian dan preferensi kepada donor," katanya.

"Mereka mengklaim bahwa sumbangan loyalitas secara teratur akan dimasukkan ke dalam kas, yang akan menghormati para pemimpin besar yang mengabdikan hidup mereka untuk kemakmuran negara dan kebahagiaan rakyat," imbuh sumber tersebut.

Pemerintah Korea Utara belum berkomentar atas laporan tersebut. Namun, rezim Pyongyang telah berkali-kali menyuarakan pencabutan sanksi internasional, terutama dari Amerika Serikat (AS).
(mas)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Dipantau Kim Jong-un,...
Dipantau Kim Jong-un, Korea Utara Simulasikan Serangan Balik Nuklir
Korea Utara Tembakkan...
Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua, Unjuk Kekuatan Kim Jong-un
Korea Selatan: Serangan...
Korea Selatan: Serangan Nuklir Jadi Akhir Rezim Korea Utara
Korea Utara Tembakkan...
Korea Utara Tembakkan 10 Rudal Balistik ke Laut Jepang
Rentetan Tes Rudal Korut...
Rentetan Tes Rudal Korut Ternyata Simulasi Menghujani Korsel dengan Nuklir
Berita Terkini
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
1 jam yang lalu
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
2 jam yang lalu
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
3 jam yang lalu
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
4 jam yang lalu
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
5 jam yang lalu
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
6 jam yang lalu
Infografis
Korut Gelar Latihan...
Korut Gelar Latihan Serangan Balik Nuklir Dipantau Kim Jong-un
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved