Pemilu Yunani, Partai Berkuasa Diperkirakan Kalah

Senin, 08 Juli 2019 - 11:32 WIB
Pemilu Yunani, Partai...
Pemilu Yunani, Partai Berkuasa Diperkirakan Kalah
A A A
ATHENA - Para pemilih Yunani mengikuti pemilu pertama sejak negara itu keluar dari bailout internasional kemarin.

Berbagai survei memperkirakan kubu konservatif akan kembali berkuasa dan mengakhiri empat tahun pemerintahan sayap kiri yang dituduh menyeret Yunani dalam utang lebih banyak. Survei menunjukkan Partai Demokrasi Baru unggul dengan selisih sekitar 10% di atas Partai Syriza yang berkuasa. Itu artinya oposisi akan meraih mayoritas mutlak di parlemen dengan 300 kursi itu.

“Ini pertarungan penting,” ujar Perdana Menteri (PM) Yunani Alexis Tsipras dari sayap kiri radikal yang berkuasa pada 2015 dengan janji mengakhiri kebijakan penghematan.

Dia menambahkan, “Kita melawannya dengan optimisme dan tekad sehingga pengorbanan dan kerja keras rakyat kita tidak sia-sia.”

Pernyataan itu diungkapkan Tsipras setelah dia memberikan suara di Athena kemarin pagi. Pemilu yang dipercepat ini digelar setelah Syriza mengalami kekalahan dalam pemilu Eropa pada Mei.

Pemilu ini menjadi pertarungan antara dua tokoh yakni Tsipras dan Kyriakos Mitsotakis dari Partai Demokrasi Baru. Mitsotakis merupakan keturunan dinasti politik yang berharap dapat mengikuti jejak ayahnya sebagai PM.

Saat Mitsotakis tiba di tempat pemungutan suara (TPS), massa pendukungnya menyambut dengan teriakan “Selamat datang perdana menteri!” Beberapa demonstran sayap kiri radikal berupaya menghalangi pintu masuk TPS itu.

“Hari ini Yunani menentukan masa depan mereka di tangan mereka sendiri dan saya yakin hari yang lebih baik bagi negara kita akan terbit besok,” ujar Mitsotakis, dilansir Reuters.

Yunani terlilit krisis keuangan sejak 2010 sehingga membutuhkan tiga bantuan keuangan dari Uni Eropa. “Ekonomi negara itu pun menjadi kekhawatiran utama publik,” ujar Thomas Gerakis dari lembaga survei MARC.

Seorang pemilih, Makis, 45, yang merupakan pekerja sektor swasta, menjelaskan, “Saya pikir dalam jangka panjang (Partai Demokrasi Baru) akan lebih baik dalam manajemen dan pertumbuhan.”

Pemilih lain menyatakan mereka memaafkan Tsipras untuk berbagai kesalahan. “Saya puas sepenuhnya, apa pun kesalahan itu, apa pun kelalaiannya. Dia telah membawa kita keluar dari bailout,” ujar Niki Loufa, 61, pensiunan pegawai bank.

Tsipras menepis semua kritik tentang kesalahan manajemen krisis dan menjadi mediasi kesepakatan yang tak populer untuk mengakhiri sengketa terkait nama negara tetangga Makedonia Utara.

Dalam isu berbeda, sekitar seratus orang tewas dalam kebakaran yang terjadi di desa pinggir pantai di timur Athena tahun lalu. Saat itu Mitsotakis segera mengunjungi para korban selamat, namun Tsipras tak terlihat di mata publik selama beberapa hari.

Yunani menerapkan program penyesuaian ekonomi pada 2018, tapi tetap dalam pengawasan para pemberi pinjaman untuk memastikan tak ada lagi krisis fiskal di masa depan. Saat pertumbuhan ekonomi mulai terjadi, pengangguran di Yunani mencapai 18% yang merupakan yang tertinggi di zona euro.

Partai Demokrasi Baru berjanji berinvestasi menciptakan lebih banyak lapangan kerja. Adapun pemerintahan saat ini berjanji menaikkan gaji minimal hingga 11%. (Syarifudin)
(nfl)
Berita Terkait
Disidang Disiplin, Seorang...
Disidang Disiplin, Seorang Pastor Siram 7 Uskup dengan Cairan Asam
Ilmuwan Akhirnya Ungkap...
Ilmuwan Akhirnya Ungkap Sosok Ayah dari Raja Alexander Agung
Erdogan: Turki Siap...
Erdogan: Turki Siap Hadapi Berbagai Skenario di Mediterania Timur
Kuil Yunani Ribuan Tahun...
Kuil Yunani Ribuan Tahun Ditemukan dengan Harta Karun Tak Ternilai
Turki-Yunani Kembali...
Turki-Yunani Kembali Memanas, Ini Pemicunya
Yunani-Turki Bertempur...
Yunani-Turki Bertempur di Dunia Maya
Berita Terkini
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
1 jam yang lalu
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
3 jam yang lalu
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
4 jam yang lalu
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
8 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
10 jam yang lalu
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved