Jerman Didesak Kembalikan Lukisan ke Italia

Rabu, 03 Juli 2019 - 11:12 WIB
Jerman Didesak Kembalikan...
Jerman Didesak Kembalikan Lukisan ke Italia
A A A
FLORENCE - Jerman akan mengembalikan lukisan yang diduga dicuri tentara Nazi dari Galeri Uffizi di kota Florence, Italia, pada 1943.

Lukisan bernama Vase of Flowers atau Vas Bunga itu diperkirakan bernilai jutaan euro dan kini dimiliki oleh keluarga di Jerman. Pada Januari, kepala Galeri Uffizi Eike Schmidt menyatakan Jerman memiliki kewajiban moral untuk membantu mengembalikan lukisan itu ke museum di Italia.

Pelukis asal Belanda Jan van Huysum melukis karya itu dan pertama kali ditampilkan di Florence pada 1824. Tentara Nazi Jerman mencuri karya itu saat mereka mundur ke utara saat Perang Dunia II.

Lukisan itu muncul lagi pada 1991 setelah reunifikasi Jerman tapi upaya untuk mengembalikan lukisan itu gagal. Keluarga yang kini menyimpan lukisan itu meminta 2 juta euro untuk lukisan itu. Otoritas Jerman menyebut undang-undang pembatasan kejahatan lebih dari 30 tahun sehingga pemerintah tak dapat ikut campur dalam masalah lukisan tersebut.

Namun setelah Eiche meminta agar lukisan itu dikembalikan, pemerintah Jerman menghubungi keturunan tentara Nazi Jerman yang mengambil lukisan itu. “Lukisan itu tidak dijarah sebagai bagian dari persekusi yang dilakukan Nazi tapi hanya dicuri begitu saja. Ini artinya, menurut para pengacara, tentara yang mengambil lukisan itu tidak bisa dianggap sebagai pemiliknya dan tidak memiliki hak untuk mewariskannya pada siapa pun,” papar laporan surat kabar Die Zeit.

Pengacara keluarga itu menyatakan tentara itu membeli lukisan itu di pasar sebagai hadiah untuk istrinya yang rumahnya telah dibom. Tidak ada rincian tentang kesepakatan yang tercapai antara pemerintah Jerman dan keluarga yang menyimpan lukisan itu.

Menurut galeri itu, Grand Duke Leopold dari Tuscany awalnya membeli lukisan itu di awal Abad 19. Lukisan itu ditampilkan selama lebih dari seabad bersama karya para master asal Belanda lainnya tapi kemudian dibawa ke desa terdekat saat Italia bergabung perang pada 1940.

Tentara Jerman kemudian menyitanya dengan lukisan lain saat mereka pindah ke utara pada 1943 setelah invasi Sekutu di Italia. Foto lukisan Vase of Flowers digantung di galeri itu dengan kata “dicuri” dalam bahasa Inggris, Jerman dan Italia, untuk menunggu lukisan asli dikembalikan. (Syarifudin)
(nfl)
Berita Terkait
Bayern München Ikat...
Bayern München Ikat Leon Goretzka Hingga 2026
Produksi Makanan Crispy...
Produksi Makanan Crispy dari Ulat Jerman
Banjir Rendam Kota Koblenz,...
Banjir Rendam Kota Koblenz, Jerman
Hasil EURO 2024: Langsung...
Hasil EURO 2024: Langsung Tancap Gas, Jerman Bantai Skotlandia 5-1
Pangeran Jerman Dituntut...
Pangeran Jerman Dituntut Ayahnya karena Jual Kastil Keluarga Hanya Rp17.000
Balas Tindakan Berlin,...
Balas Tindakan Berlin, Teheran Usir Dua Diplomat Jerman
Berita Terkini
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
1 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
5 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
6 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
6 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
8 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
9 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved