Menolak Diperkosa, Gadis dan Ibunya Digunduli dan Diarak Keliling Desa
Jum'at, 28 Juni 2019 - 22:04 WIB
Menolak Diperkosa, Gadis dan Ibunya Digunduli dan Diarak Keliling Desa
A
A
A
NEW DELHI - Seorang gadis dan ibunya dipukuli, kepalanya dicukur gundul dan diarak keliling desa di India oleh geng pria. Serangan itu sebagai balasan karena gadis itu menolak diperkosa oleh pejabat pemerintah lokal dan teman-temannya di Bihar.
Tujuh pria menerobos masuk ke rumah seorang wanita berusia 48 tahun dan anak gadisnya yang berusia 19 tahun di Bhagwanpur, di distrik Vaishali, Bihar. Geng pria itu kemudian mencoba memerkosa gadis remaja tersebut.
"Sekitar pukul 18.30, setengah lusin pria bersenjata memasuki rumah saya secara paksa dan berusaha memerkosa saya. Ketika ibu saya mencoba menyelamatkan saya, mereka mulai memukuli kami," kata gadis remaja itu kepada polisi, seperti dikutip Hindustan Times, Jumat (28/6/2019).
Kedua korban mengatakan bahwa mereka dipukuli dengan tongkat kayu dan diseret keluar. Menurut polisi, setelah kedua korban diseret keluar rumah, seorang tukang cukur dipanggil untuk mencukur kepala keduanya sebelum mereka diarak keliling desa sebagai bentuk "hukuman".
Anggota dewan lingkungan setempat, Mohammad Khurshid, dituduh sebagai pemimpin geng pria tersebut. Gadis remaja yang identitasnya dilindungi mengatakan kepada polisi bahwa pejabat pemerintah setempat telah mengganggunya selama beberapa minggu.
“Kami telah dipukuli dengan sangat buruk. Saya memiliki luka di seluruh tubuh saya dan putri saya juga memiliki beberapa luka," kata ibu gadis tersebut menceritakan serangan yang mereka alami.
Video insiden itu beredar di media sosial. Khurshid dan tukang cukur telah ditangkap pada hari Kamis. Investigasi sedang berlangsung dan polisi sedang mencari lima tersangka lainnya.
Tujuh pria menerobos masuk ke rumah seorang wanita berusia 48 tahun dan anak gadisnya yang berusia 19 tahun di Bhagwanpur, di distrik Vaishali, Bihar. Geng pria itu kemudian mencoba memerkosa gadis remaja tersebut.
"Sekitar pukul 18.30, setengah lusin pria bersenjata memasuki rumah saya secara paksa dan berusaha memerkosa saya. Ketika ibu saya mencoba menyelamatkan saya, mereka mulai memukuli kami," kata gadis remaja itu kepada polisi, seperti dikutip Hindustan Times, Jumat (28/6/2019).
Kedua korban mengatakan bahwa mereka dipukuli dengan tongkat kayu dan diseret keluar. Menurut polisi, setelah kedua korban diseret keluar rumah, seorang tukang cukur dipanggil untuk mencukur kepala keduanya sebelum mereka diarak keliling desa sebagai bentuk "hukuman".
Anggota dewan lingkungan setempat, Mohammad Khurshid, dituduh sebagai pemimpin geng pria tersebut. Gadis remaja yang identitasnya dilindungi mengatakan kepada polisi bahwa pejabat pemerintah setempat telah mengganggunya selama beberapa minggu.
“Kami telah dipukuli dengan sangat buruk. Saya memiliki luka di seluruh tubuh saya dan putri saya juga memiliki beberapa luka," kata ibu gadis tersebut menceritakan serangan yang mereka alami.
Video insiden itu beredar di media sosial. Khurshid dan tukang cukur telah ditangkap pada hari Kamis. Investigasi sedang berlangsung dan polisi sedang mencari lima tersangka lainnya.
(mas)