Saudi: Iran Bayar Mahal Jika Lanjutkan Kebijakan Agresif

Selasa, 25 Juni 2019 - 04:12 WIB
Saudi: Iran Bayar Mahal...
Saudi: Iran Bayar Mahal Jika Lanjutkan Kebijakan Agresif
A A A
RIYADH - Menteri Negara untuk Urusan Luar Negeri Arab Saudi, Adel Jubeir mengatakan, Iran akan membayar harga yang sangat mahal jika terus mempertahankan kebijakan agresifnya.

Jubeir menuturkan, jika Iran terus mempertahankan kebijakannya, maka akan ada lebih banyak sanksi yang dikenakan terhadap Teheran. Hal ini, papar Jubeir, akan mempersulit ekonomi negara tersebut.

"Hari ini, Iran berada di bawah sanksi ekonomi yang parah. Sanksi ini akan diperkuat. Jika Iran melanjutkan kebijakan agresifnya, ia harus membayar harganya," ucap Jubeir, seperti dilansir Al Arabiya pada Selasa (25/6).

Terkait dengan sanksi, akhir pekan lalu Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menuturkan bahwa Washington akan menjatuhkan sanksi baru dalam skala yang cukup besar kepada Iran. Sanksi baru ini adalah respon dari ditembak jatuhnya drone AS oleh Iran di Selat Hormutz beberapa waktu lalu.

Melalui akun Twitternya, Trump menyatakan bahwa sanksi ini akan membuat ekonomi Iran semakin sulit dan diharapkan hal ini dapat mempersulit Iran untuk mengembangkan senjata nuklir.
(esn)
Berita Terkait
Begini Suasana Perayaan...
Begini Suasana Perayaan Hari Valentine di Arab Saudi
Punya Bakat dan Keahlian...
Punya Bakat dan Keahlian Unik? Arab Saudi Tarik Pemuda Berbakat dengan Paket Bebas Pajak
Arab Saudi Larang Penggunaan...
Arab Saudi Larang Penggunaan Simbol Negara dan Agama untuk Kepentingan Komersial
Saudi Makin Liberal,...
Saudi Makin Liberal, Band Metal Manggung Habis-habisan di Jeddah
Rayakan Hari Nasional,...
Rayakan Hari Nasional, Saudi Gelar Pesta Kembang Api
3 Alasan Rakyat Arab...
3 Alasan Rakyat Arab Saudi Ikut Berduka dengan Kematian Sleeping Prince
Berita Terkini
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
1 jam yang lalu
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
3 jam yang lalu
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
7 jam yang lalu
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
7 jam yang lalu
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
8 jam yang lalu
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
9 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved