Pilkada Ulang Istanbul, Jagoan Partainya Erdogan Tetap Kalah

Senin, 24 Juni 2019 - 09:39 WIB
Pilkada Ulang Istanbul,...
Pilkada Ulang Istanbul, Jagoan Partainya Erdogan Tetap Kalah
A A A
ISTANBUL - Pemilihan kepala daerah (pilkada) Istanbul telah digelar ulang pada hari Minggu setelah kandiat kepala daerah yang diusung partainya Presiden Tayyip Erdogan, Binali Yildirim, kalah dan menolak hasil pemungutan suara. Dalam pilkada ulang, "jagoan" dari kubu Erdogan itu tetap kalah.

Ekrem Imamoglu, kandidat kepala daerah Istanbul dari partai oposisi; Partai Rakyat Republik (CHP) tetap menang dalam pilkada ulang kemarin seperti halnya pilkada Mei lalu. Imamoglu menang dengan selisih suara yang jauh lebih besar.

Presiden Erdogan melalui Twitter mengucapkan selamat kepada Imamoglu. "Saya berharap bahwa hasil pemilihan (kepala daerah) kota metropolitan Istanbul akan bermanfaat bagi Istanbul kita," bunyi tweet Erdogan.

"Kehendak nasional telah terwujud sekali lagi hari ini. Saya mengucapkan selamat (kepada) Ekrem Imamoglu, yang memenangkan pemilihan, sesuai dengan hasil awal," lanjut dia, yang dikutip dari akun Twitter-nya, Senin (24/6/2019).

Penghitungan suara sudah rampung sekitar 99 persen pada Minggu malam. Imamoglu unggul dengan 54 persen suara, sedangkan kandidat dari Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) pimpinan Erdogan, Binali Yildirim, meraih sekitar 45 persen suara.

"Itu bukan satu kelompok atau partai, tetapi seluruh Istanbul dan Turki yang memenangkan pemilihan ini," kata Imamoglu dalam pidato kemenangannya, seperti dikutip AFP.

"Tuan Presiden, saya siap bekerja selaras dengan Anda. Saya menyampaikan dari sini permintaan saya untuk bertemu dengan Anda dalam waktu sesingkat mungkin," lanjut dia.

Pada bulan Mei, Imamoglu memenangkan pemilihan kepala daerah Istanbul dengan selisih sekitar 13.000 suara, tetapi Yildirim menentang hasil pemilihan tersebut dengan alasan ketidakberesan pemilihan dan kesalahan rekap suara. Dalam pilkada ulang, Imamoglu menang dengan selisih sekitar 775.000 suara.

Presiden Erdogan sebelumnya adalah kepala daerah Istanbul periode 1994-1998. Erdogan dikenal dengan kutipan; "Siapa pun yang memenangkan Istanbul, pemenang Turki."

Setelah hasil pilkada Mei ditolak kubu AKP, para kritikus menuduh Erdogan menolak menyerahkan kendali Istanbul, pusat ekonomi utama Turki, kepada partai oposisi. Terlepas dari kemenangan Imamoglu, partainya Erdogan masih mengendalikan 24 dari 39 distrik Istanbul.
(mas)
Berita Terkait
Mengapa Erdogan Menjadi...
Mengapa Erdogan Menjadi Pemimpin Terkuat di Dunia? Salah Satunya Mendorong Kebangkitan Islam
Bersama Istri, Presiden...
Bersama Istri, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan Tiba di Bali
Murka Disebut Teroris,...
Murka Disebut Teroris, Erdogan Tuntut Politisi Anti Islam Belanda
Turki-Israel Sepakat...
Turki-Israel Sepakat Tingkatkan Hubungan
Protes Rektor yang Ditunjuk...
Protes Rektor yang Ditunjuk Erdogan, 159 Demonstran Ditahan
Erdogan Jadikan Peradilan...
Erdogan Jadikan Peradilan sebagai Alat untuk Memukul Lawan Politiknya
Berita Terkini
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
37 menit yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
1 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
2 jam yang lalu
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
3 jam yang lalu
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
3 jam yang lalu
Surat Netanyahu Ungkap...
Surat Netanyahu Ungkap Upaya Israel Ganti Bantuan AS dengan Integrasi Militer: Rencana Saya
3 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved