AS Diibaratkan Negosiasi dengan Todongkan Pisau di Tenggorokan Iran

Jum'at, 21 Juni 2019 - 15:38 WIB
AS Diibaratkan Negosiasi...
AS Diibaratkan Negosiasi dengan Todongkan Pisau di Tenggorokan Iran
A A A
NEW YORK - Duta Besar Iran untuk PBB, Majid Takht Ravanchi, membela penembakan pesawat nirawak mata-mata Amerika Serikat di Selat Hormuz. Dia mengatakan Teheran tidak akan bisa dipaksa berunding kembali dengan Gedung Putih.

"Anda tidak dapat bernegosiasi dengan seseorang yang memiliki pisau di tangannya dengan meletakkan pisau di bawah tenggorokan Anda," kata Ravanchi menyindir Amerika Serikat, dalam sebuah wawancara dengan NPR, Jumat (21/6/2019).

"Itu tidak bisa diterima oleh siapa pun. Orang yang berakal tidak bisa menerima untuk melakukan negosiasi dengan seseorang yang mengancam Anda," katanya lagi.

Dalam wawancara 20 menit dengan Steve Inskeep, pembawa acara "Morning Edition" NPR, Ravanchi juga menolak bahwa Iran harus bertanggung jawab atas serangan terhadap dua kapal tanker minyak pekan lalu.

Menurutnya, Teheran tidak tertarik untuk berperang. Sebaliknya, dia menuduh para pemimpin Amerika meluncurkan "perang ekonomi" terhadap Iran dalam upaya untuk mengisolasi negara para Mullah itu dan memaksanya kembali ke meja perundingan.

Presiden AS Donald John Trump menyalahkan "seseorang yang ceroboh dan bodoh" di pihak Iran karena menembak jatuh pesawat pengintai Angkatan Laut dengan lebar sayap 131 kaki itu di Selat Hormuz Kamis kemarin.

Tak lama setelah pesawat nirawak RQ-4 Global Hawk ditembak jatuh oleh Koprs Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran dengan rudal, Trump menyerukan pertemuan darurat dengan para pemimpin Kongres.Komando Sentral (CENTCOM) AS mengatakan penembakan pesawat nirawak itu merupakan "serangan tidak beralasan" di perairan internasional.

Tetapi Ravanchi menyampaikan pembelaan versi peristiwa dari Iran. Menurutnya, pesawat itu ditembak kektika terbang di wilayah udara negaranya. "Kita perhatikan bahwa pesawat itu mendekati wilayah udara kita," kata Ravanchi.

Dia mengatakan sudah ada upaya yang dilakukan Iran untuk memperingatkan militer AS melalui radio terkait penerbangan pesawat RQ-4 Global Hawk. "Dan tiba-tiba, kita perhatikan bahwa (pesawat) itu memasuki wilayah udara kami," ujarnya.

"Pada saat itu karena itu adalah pesawat mata-mata, kami tidak punya pilihan lain. "Yakni, hanya menembak jatuh," imbuh diplomat Teheran tersebut.

Menurutnya, Iran bertindak sesuai dengan Pasal 51 Piagam PBB, bahwa aksi militer dimungkinkan dalam situasi yang melibatkan pertahanan diri.

"Ini adalah tindakan provokasi dari Amerika Serikat, dan kami meminta komunitas internasional agar meminta Amerika Serikat menghentikan tindakan semacam ini, yang membahayakan perdamaian dan keamanan internasional," paparnya.
(mas)
Berita Terkait
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Menlu Iran Tantang Trump...
Menlu Iran Tantang Trump Kembali ke Kesepakatan Nuklir 2015
13 Rudal dan Drone Iran...
13 Rudal dan Drone Iran yang Bisa Hapus Pangkalan AS di Timur Tengah dari Peta
Trump Surati Iran, Beri...
Trump Surati Iran, Beri Ultimatum 2 Bulan untuk Kesepakatan Nuklir Baru
Oman bisa Jadi Penengah...
Oman bisa Jadi Penengah Perundingan Nuklir Baru Iran dan AS
Proposal Nuklir Trump...
Proposal Nuklir Trump Izinkan Iran Memperkaya Uranium
Berita Terkini
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
16 menit yang lalu
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
49 menit yang lalu
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
1 jam yang lalu
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
3 jam yang lalu
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
3 jam yang lalu
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
4 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved