Kepercayaan pada Vaksin Melemah

Jum'at, 21 Juni 2019 - 08:56 WIB
Kepercayaan pada Vaksin...
Kepercayaan pada Vaksin Melemah
A A A
LONDON - Kepercayaan terhadap vaksin berada pada level tertinggi di negara-negara miskin tapi lebih lemah di negara-negara kaya.

Prancis memiliki kepercayaan terendah dibandingkan negara lain di dunia dalam keamanan dan efektivitas vaksin. “Sepertiga responden di Prancis yakin vaksin tidak aman,” ungkap hasil studi terbaru para pakar dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Ketidakpercayaan publik pada vaksin berarti dunia mengambil langkah mundur dalam memerangi berbagai penyakit infeksi mematikan yang belum dapat dicegah. Para pakar memperingatkan itu dalam riset terbaru mengenai sikap publik pada imunisasi. Data menunjukkan kepercayaan yang rendah terhadap vaksinasi di beberapa wilayah di dunia.

Analisis oleh Wellcome Trust itu meninjau respon dari lebih 140.000 orang di lebih 140 negara. WHO juga menyebut keraguan pada vaksi sebagai salah satu dari 10 ancaman terbesar kesehatan global.

Survei global kali ini mengungkap sejumlah orang yang menyatakan mereka hanya sedikit percaya pada vaksinasi. “Saat ditanya apakah vaksin aman, sebanyak 79% menyatakan sangat sepakat, 7% menyatakan sangat tidak sepakat dan 14% tidak menyatakan sepakat atau tidak sepakat,” ungkap laporan terbaru itu, dirilis BBC.

Saat ditanya apakah mereka yakin vaksin dapat bekerja, sebanyak 84% menyatakan sangat yakin, 5% menyatakan sangat tidak yakin, dan 12% tidak menjawab yakin atau tidak.

Ada banyak bukti ilmiah bahwa vaksinasi sebagai pertahanan terbaik melawan infeksi mematikan seperti campak. Vaksin melindungi miliaran orang di penjuru dunia. Vaksin telah memberantas salah satu penyakit seperti cacar dan membuat dunia hampir memberantas penyakit lain seperti polio.

Namun beberapa penyakit seperti campak mengalami peningkatan dan para pakar menyatakan sebagian orang menghindari vaksin karena khawatir dan salah informasi sebagai salah satu alasan utama. (Syarifudin)
(nfl)
Berita Terkait
Lyon Jadi Pelabuhan...
Lyon Jadi Pelabuhan Baru Jerome Boateng
Prancis Imbau Warganya...
Prancis Imbau Warganya Segera Tinggalkan Pakistan
8 Bukti Prancis Kehilangan...
8 Bukti Prancis Kehilangan Pengaruh Neokolonialisme di Afrika
Pelaku Penyanderaan...
Pelaku Penyanderaan di Bank Prancis Masuk dalam Daftar Pemantauan
Gerakan Boikot Produk...
Gerakan Boikot Produk Prancis Raih Momentum di Bangladesh
5 Alasan PM Prancis...
5 Alasan PM Prancis Sebastien Lecornu Mundur, dari Defisit Anggaran hingga Rasio Utang Capai 113 Persen
Berita Terkini
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
2 jam yang lalu
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
3 jam yang lalu
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
3 jam yang lalu
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
4 jam yang lalu
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
4 jam yang lalu
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
6 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved