Iran Kecam Aksi Provokatif AS

Jum'at, 21 Juni 2019 - 06:36 WIB
Iran Kecam Aksi Provokatif...
Iran Kecam Aksi Provokatif AS
A A A
NEW YORK - Iran bersikeras mengatakan bahwa pesawat tak berawak Amerika Serikat (AS) telah memasuki wilayah udaranya dalam mode siluman. Iran menyebut penerbangan itu sebagai aksi provokatif dan sangat berbahaya dan membenarkan keputusannya untuk menembak jatuh pesawat itu.

Duta Besar Iran untuk PBB, Majid Takht Ravanchi mengatakan, pesawat tak berawak AS terlibat dalam operasi mata-mata yang nyata. Dia menyebut penerbangan itu pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional.

"Sementara Republik Islam Iran tidak mencari perang, negara itu memiliki hak yang melekat untuk mengambil semua tindakan yang diperlukan terhadap setiap tindakan bermusuhan yang melanggar wilayahnya, dan bertekad untuk dengan kuat mempertahankan tanah, laut, dan udara," kata Ravanchi dalam sebuah surat kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Dewan Keamanan.

"Ini bukan tindakan provokatif pertama oleh Amerika Serikat terhadap integritas teritorial Iran," imbuhnya seperti dilansir dari AFP, Jumat (21/6/2019).

Pentagon mengecam penembakan itu sebagai serangan tak beralasan di ruang udara internasional. Pentagon mengklaim drone jenis RQ-4 Global Hawk berjarak sekitar 34 kilometer dari Iran ketika dihancurkan oleh rudal darat-ke-udara.

Insiden ditembak jatuhnya pesawat drone itu terjadi di tengah ketegangan tinggi antara AS dan Iran, yang telah dituduh oleh Washington melakukan serangan terhadap kapal tanker di dekat Selat Hormuz.

Teheran membantah berada di balik serangan itu tetapi sering mengancam akan memblokir jalur laut yang digunakan untuk memindahkan sebagian besar ekspor minyak dunia.
(ian)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Amerika Serikat Resmi...
Amerika Serikat Resmi Melarang Drone Buatan China Terbang
Iran: Pengusiran Amerika...
Iran: Pengusiran Amerika Serikat dari Afghanistan 'Memalukan'
Berita Terkini
Pesawat Nirawak Ukraina...
Pesawat Nirawak Ukraina Serang Crimea, 4 Orang Tewas, 10 Luka
1 jam yang lalu
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
2 jam yang lalu
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
3 jam yang lalu
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
4 jam yang lalu
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
4 jam yang lalu
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
6 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved