Iran Klaim Telah Melakukan Pukulan Berat terhadap Jaringan Spionase AS

Rabu, 19 Juni 2019 - 05:42 WIB
Iran Klaim Telah Melakukan...
Iran Klaim Telah Melakukan Pukulan Berat terhadap Jaringan Spionase AS
A A A
TEHERAN - Kementerian Intelijen Iran mengklaim telah berhasil melakukan pukulan telak terhadap jaringan mata-mata internasional Amerika Serikat (AS). Kementerian itu mengatakan baru-baru ini menargetkan jaringan spionase, bersama dengan sekutu internasionalnya, dan berhasil mencegah rencana AS.

"Kami memiliki sekutu intelijen dan kami bertukar informasi dengan mereka. Saat ini kami terlibat dalam pertempuran intelijen dengan Amerika Serikat. Dalam pertempuran ini kami harus menggunakan kemampuan kami dan sekutu kami," bunyi pernyataan yang dikeluarkan pihak Kementerian Intelijen Iran seperti dilansir dari CNN, Rabu (19/6/2019).

Klaim itu sejatinya pertama kali dilontarkan oleh Sekretaris Keamanan Nasional Iran Ali Shamkhani pada malam perjalanan ke Rusia. Tanpa memberikan rincian atau bukti, Shamkhani mengatakan dokumen mengenai operasi kontra siber spionase Iran terhadap CIA akan segera dirilis, tulis kantor berita milik pemerintah Iran, IRNA, pada awal pekan ini.

Shamkhani tiba di kota Ufa Rusia selatan pada hari Selasa untuk menghadiri forum keamanan internasional dua hari, setelah menerima undangan resmi dari rekannya dari Rusia, Nikolay Patrushev.

Menurut IRNA, keamanan nasional, pembangunan berkelanjutan ekonomi dan ancaman hibrida akan dibahas selama forum. IRNA juga menambahkan bahwa inisiatif politik, militer dan keamanan bersama akan ditinjau untuk mengelola tantangan dan ancaman keamanan bersama.

Seorang pejabat AS dengan tegas membantah klaim tersebut. Ini bukan pertama kalinya, Iran membuat klaim tersebut. Pada April 2019, Iran membuat klaim serupa menurut outlet berita semi-resmi Mehr News Agency.

Pernyataan itu muncul di tengah pengumuman bahwa AS akan mengirim 1.000 pasukan tambahan dan lebih banyak sumber daya militer ke Timur Tengah di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran.

AS telah menyalahkan serangan dua tanker di rute pelayaran vital Selat Hormuz di Iran. Teheran dengan keras membantah tuduhan itu.

Sementara itu, Iran juga telah mengumumkan bahwa mereka meningkatkan pengayaan uranium tingkat rendah dan akan melewati batas yang diizinkan untuk ditimbun di bawah kesepakatan nuklir pada 27 Juni, juru bicara badan atom Iran mengumumkan Senin.
(ian)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Presiden Iran Ebrahim...
Presiden Iran Ebrahim Raisi Tiba di AS, Demonstran Bikin Tiang Gantungan
Berita Terkini
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
1 jam yang lalu
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
3 jam yang lalu
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
4 jam yang lalu
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
5 jam yang lalu
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
6 jam yang lalu
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
6 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved