AS Kirim Pasukan Tambahan, Rouhani Pilih Menahan Diri

Selasa, 18 Juni 2019 - 23:45 WIB
AS Kirim Pasukan Tambahan,...
AS Kirim Pasukan Tambahan, Rouhani Pilih Menahan Diri
A A A
TEHERAN - Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan Iran tidak akan berperang melawan negara mana pun. Pernyataan itu dilontarkannya setelah Amerika Serikat (AS) mengumumkan lebih banyak pengerahan pasukan ke Timur Tengah.

Dalam sebuah pidato, Rouhani menolak upaya AS untuk mengisolasi Iran dengan menyebut upaya itu tidak akan berhasil. Ia lantas menyebut Presiden AS Donald Trump tidak berpengalaman dalam urusan internasional.

Namun ia menegaskan jika Teheran tidak mencari konflik.

"Iran tidak akan berperang melawan negara mana pun," ujar Rouhani dalam pidato yang disiarkan langsung oleh stasiun televisi pemerintah.

"Terlepas dari semua upaya Amerika di kawasan ini dan keinginan mereka untuk memutuskan hubungan kami dengan seluruh dunia dan keinginan mereka untuk menjaga iran tetap tertutup, mereka tidak akan berhasil," ucapnya seperti dilansir dari Reuters, Selasa (18/6/2019).

Kekhawatiran akan konfrontasi antara Iran dan musuh bebuyutannya, Amerika Serikat, meningkat sejak Kamis pekan lalu ketika dua kapal tanker minyak diserang di dekat jalur pelayaran strategis Hormuz. Washington menuding Teheran sebagai pelaku. Namun Iran membantah terlibat dalam serangan itu.

Pejabat menteri pertahan AS, Patrick Shanahan, kemudian mengumumkan pengerahan sekitar 1.000 tentara ke Timur Tengah. Shanahan mengatakan pengiriman itu bertujuan defensif, mengutip kekhawatiran tentang ancaman dari Iran.

Penempatan pasukan AS yang baru merupakan tambahan dari penambahan 1.500 pasukan yang diumumkan bulan lalu sebagai tanggapan terhadap serangan kapal tanker pada bulan Mei. Washington sebelumnya memperketat sanksi, memerintahkan semua negara dan perusahaan untuk menghentikan impor minyak Iran atau dibuang dari sistem keuangan global.
(ian)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Presiden Iran Ebrahim...
Presiden Iran Ebrahim Raisi Tiba di AS, Demonstran Bikin Tiang Gantungan
Berita Terkini
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
17 menit yang lalu
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
1 jam yang lalu
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
2 jam yang lalu
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
3 jam yang lalu
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
5 jam yang lalu
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved