Menolak Ciuman di Bus buat Hiburan, Pasangan Lesbian Dihajar

Sabtu, 08 Juni 2019 - 22:29 WIB
Menolak Ciuman di Bus...
Menolak Ciuman di Bus buat Hiburan, Pasangan Lesbian Dihajar
A A A
LONDON - Lima pria ditangkap polisi di London, Inggris, atas tuduhan terlibat pemukulan brutal terhadap pasangan lesbian di sebuah bus. Pasangan kekasih sesama jenis tersebut dihajar setelah menolak dipaksa berciuman untuk hiburan orang-orang di dalam bus.

Perempuan bernama Melania Geymonat, 28, asal Uruguay, dan kekasih perempuannya; Chris, asal Amerika Serikat naik bus malam ke Camden, London utara, pada 30 Mei. Dalam perjalanan tersebut, sekelompok pria mulai membuat komentar cabul dan meminta mereka untuk berciuman.

Kedua perempuan itu menolak permintaan mereka dan akhirnya ditinju secara brutal sebelum para penyerang melarikan diri dari bus.

Empat pria berusia 15 hingga 18 tahun telah ditangkap terlebih dahulu atas tuduhan melakukan perampokan dan menganiaya fisik secara parah terhadap kedua korban.

Mereka ditahan secara terpisah di kantor polisi London untuk diinterogasi. Penyelidik mengatakan tersangka kelima berusia 16 tahun menyusul telah ditahan atas tuduhan perampokan.

Dalam sebuah posting di Facebook, Geymonat, yang tinggal di Bishop's Stortford di Essex, mengatakan dia dan pasangannya sedang duduk di geladak atas bus tingkat dua dan tampaknya tidak banyak orang di sekitar ketika serangan itu terjadi.

"Kita pasti berciuman atau semacamnya karena orang-orang ini mengejar kita," katanya.

"Mereka mulai bertingkah seperti penjahat, menuntut agar kami berciuman agar mereka bisa menikmati tontonan, menyebut kami 'lesbian' dan menggambarkan posisi seksual," lanjut dia.

"Dalam upaya untuk menenangkan, saya mulai membuat lelucon. Saya pikir ini mungkin membuat mereka pergi."

"Chris bahkan berpura-pura dia sakit, tetapi mereka terus melecehkan kami, melempar kami koin dan menjadi lebih antusias tentang hal itu," paparnya, seperti dikutip Sky News, Sabtu (8/6/2019).

Geymonat mengatakan kekasihnya berhadapan dengan seorang pria dan tiga pria lainnya mulai memukulinya.

Setelah mencoba mengintervensi, Geymonat mengatakan dia juga dipukul. "Saya pusing saat melihat darah saya dan jatuh lagi. Saya tidak ingat apakah saya kehilangan kesadaran atau tidak," katanya.

"Tiba-tiba bus berhenti, polisi ada di sana dan saya berdarah di mana-mana," imbuh dia.

Kedua perempuan itu menderita cedera wajah dan dibawa ke rumah sakit. Geymonat menambahkan bahwa dia kemungkinan mengalami patah hidung akibat diserang.

Para penyerang juga merampas ponsel dan tas dari kedua korban. Geymonat mengatakan salah satu pria berbicara dalam bahasa Spanyol dan yang lain memiliki aksen Inggris.

Perdana Menteri Theresa May menyebut insiden itu sebagai "serangan memuakkan" dan mengatakan bahwa pikirannya saat ini bersama pasangan itu.

"Tidak seorang pun harus menyembunyikan siapa mereka atau siapa yang mereka cintai dan kita harus bekerja sama untuk memberantas kekerasan yang tidak dapat diterima terhadap komunitas LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender)," kata May.

Wali Kota London Sadiq Khan menggambarkan insiden itu sebagai "serangan menjijikkan dan misoginis". Dia mengatakan kejahatan rasial terhadap komunitas LGBT tidak akan ditoleransi di London.
(mas)
Berita Terkait
Hasil Copa America 2024:...
Hasil Copa America 2024: Amerika Serikat Gagal ke Perempat Final usai Ditekuk Uruguay
Houthi Murka Usai Amerika...
Houthi Murka Usai Amerika Serikat dan Inggris Bombardir Yaman
Akibat Percampuran Budaya,...
Akibat Percampuran Budaya, Bahasa Baru Hadir di Amerika Serikat
Lima Mata akan Buta...
Lima Mata akan Buta Tanpa Dukungan Amerika Serikat
Bombardir Houthi, Inggris...
Bombardir Houthi, Inggris Kerahkan Jet Tempur RAF Typhoon FGR4
Ini Perbedaan Vaksin...
Ini Perbedaan Vaksin Booster di Amerika Serikat, Inggris, dan Australia
Berita Terkini
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
37 menit yang lalu
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
1 jam yang lalu
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
2 jam yang lalu
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
2 jam yang lalu
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
3 jam yang lalu
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
11 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved