Raja Salman Kecam 'Aksi Teroris' Iran

Sabtu, 01 Juni 2019 - 09:09 WIB
Raja Salman Kecam Aksi...
Raja Salman Kecam 'Aksi Teroris' Iran
A A A
MAKKAH - Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dari Arab Saudi mengecam Iran atas serangan baru-baru ini yang menargetkan kerajaan. Raja Salman menggambarkannya sebagai aksi teroris yang mengancam pasokan energi global.

Itu adalah pernyataan Raja Salman yang paling kuat sejak ketegangan melonjak di Timur Tengah dalam beberapa pekan terakhir.

Berbicara kepada para pemimpin dari 57 negara Organisasi Kerja Sama Islam, atau OKI, yang berkumpul di kota suci Makkah, Raja Salman membuka pertemuan puncak dengan sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa dunia harus memerangi sumber dan pendanaan terorisme di seluruh dunia.

Dia kemudian mengatakan dugaan sabotase empat kapal tanker minyak di lepas pantai Uni Emirat Arab dalam beberapa pekan terakhir merupakan bahaya besar bagi keamanan lalu lintas maritim dan keamanan regional.

Ia juga menyalahkan milisi teroris yang didukung Iran berada di belakang serangan drone berikutnya pada pipa minyak Saudi.

"Kami menekankan bahwa tindakan teroris subversif ini ditujukan tidak hanya pada kerajaan dan wilayah Teluk, tetapi juga pada keamanan navigasi dan pasokan energi bagi dunia," kata Raja Salman seperti dikutip dari The Washington Post, Sabtu (1/6/2019).

Iran, yang memiliki perwakilan yang hadir pada KTT OKI di Makkah, membantah terlibat dalam insiden tersebut.

KTT ini mengikuti dua pertemuan darurat Arab sebelumnya di Makkah yang mengkritik perilaku dan pengaruh Iran di negara-negara seperti Suriah, Irak dan Libanon.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Abbas Mousavi mengatakan Teheran menyesalkan penyalahgunaan hak istimewa Arab Saudi sebagai tuan rumah dari OKI untuk menabur perpecahan antara negara-negara Islam dan regional.

Ketegangan meningkat di Timur Tengah setelah Amerika Serikat (AS) mengirimkan kelompok tempur kapal induk dan skuadron pembom ke Teluk Persia. Tindakan itu diambil Washington atas dugaan munculnya ancaman dari Iran.

Krisis ini berakar pada keputusan tahun lalu oleh pemerintahan Trump untuk menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran dengan kekuatan dunia.
(ian)
Berita Terkait
Raja Salman Suarakan...
Raja Salman Suarakan Keprihatinan Serius atas Kebijakan Destabilisasi Iran
Iran Balik Tuding Arab...
Iran Balik Tuding Arab Saudi Pengacau di Timur Tengah
Raja Salman Serukan...
Raja Salman Serukan Dunia Akui Iran sebagai Negara Sponsor Terorisme
Presiden Raisi Undang...
Presiden Raisi Undang Raja Salman Kunjungi Iran
Dari Mana Kekayaaan...
Dari Mana Kekayaaan Raja Salman Berasal?
Presiden Iran Terima...
Presiden Iran Terima Undangan Raja Salman untuk Kunjungi Arab Saudi
Berita Terkini
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
45 menit yang lalu
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
1 jam yang lalu
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
2 jam yang lalu
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
3 jam yang lalu
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
4 jam yang lalu
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
6 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved