Tolak Bersaksi Soal WikiLeaks, Chelsea Manning Kembali Dipenjara

Jum'at, 17 Mei 2019 - 10:18 WIB
Tolak Bersaksi Soal...
Tolak Bersaksi Soal WikiLeaks, Chelsea Manning Kembali Dipenjara
A A A
ALEXANDRIA - Mantan analis intelijen Angkatan Darat Amerika Serikat (AS), Chelse Manning, diperintahkan kembali ke penjata karena menolak memberi kesaksian terkait WikiLeaks kepada dewan juri. Ia bahkan mengatakan kepada hakim bahwa ia lebih suka mati kelaparan daripada bekerja sama dengan jaksa penuntut.

Hakim Distrik AS Anthony Trenga memerintahkannya untuk tetap dipenjara di penjara Alexandria sampai dia setuju untuk bersaksi atau sampai masa jabatan dewan juri berakhir dalam 18 bulan. Ia juga dikenakan denda USD500 sehari setelah 30 hari dan USD1.000 sehari setelah 60 hari.

Manning sudah menghabiskan dua bulan di penjara karena menolak panggilan pengadilan sebelumnya untuk memberikan kesaksian kepada dewan juri yang menyelidiki Wikileaks. Dia dibebaskan minggu lalu ketika masa jabatan dewan juri itu berakhir, tetapi para jaksa dengan cepat "menghantamnya" dengan panggilan pengadilan baru untuk bersaksi kepada dewan juri yang baru.

Manning telah memberikan banyak alasan untuk menolak bersaksi, tetapi pada dasarnya mengatakan dia menganggap seluruh proses dewan juri tidak dapat diterima.

Trenga tidak terkesan dengan alasannya dan mencatat bahwa dewan juri tertanam dalam Konstitusi.

"Sementara dipenjara Manning akan merefleksikan prinsip-prinsip yang dia katakan dia rangkul dan apakah pandangan-pandangan itu sepadan dengan harga yang dia bayar untuk mereka," kata Trenga seperti dikutip dari Business Insider, Jumat (17/5/2019).

Pengacara Manning berpendapat bahwa ia seharusnya tidak dipenjara karena dia telah membuktikan bahwa dia akan menolak untuk bersaksi tidak peduli berapa lama dia dipenjara. Di bawah hukum federal, saksi yang bandel dapat dipenjara karena penghinaan sipil hanya jika ada kemungkinan yang masuk akal bahwa penahanan akan memaksa saksi untuk bersaksi. Jika seorang hakim menentukan bahwa Manning yang dipenjara adalah hukuman daripada paksaan, Manning tidak akan dipenjara.

"Apa pun yang Anda pikirkan tentangnya, Chelsea Manning adalah orang yang berprinsip," kata pengacaranya, Moira Meltzer-Cohen.

"Dia lebih rela menempatkan dirinya dalam risiko besar daripada mengkhianati prinsip-prinsip yang dianutnya," imbuhnya.

Manning sendiri memberi tahu hakim secara langsung: "Saya lebih baik mati kelaparan daripada mengubah prinsip saya dalam hal ini."

Namun, jaksa penuntut mengatakan bahwa sejauh ini Manning hanya menghadapi dua bulan penjara. Dia belum menghadapi kenyataan dipenjara hingga 18 bulan.

"Sederhananya, Manning belum menghabiskan cukup waktu di penjara untuk tiba pada saat itu di mana dia dapat berdebat bahwa dia tidak dapat dipaksa untuk bersaksi," ucap jaksa penuntut Thomas Traxler.

Pengacara AS untuk Distrik Timur Virginia G. Zachary Terwilliger mengatakan setelah sidang Manning bahwa Manning tidak diminta untuk melakukan lebih dari warga negara lain yang mungkin memiliki informasi yang relevan.

Dia mencatat bahwa dewan juri telah memberikan kekebalan padanya untuk kesaksiannya yang jujur ​​dan peran dewan juri dalam sistem hukum adalah berfungsi sebagai pemeriksa terhadap jaksa penuntut dengan meminta mereka untuk memberikan bukti kepada sekelompok warga negara biasa sebelum mendapatkan dakwaan.

"Yang kami inginkan hanyalah dia menjawab dengan jujur ​​segala pertanyaan," ujarnya.

Manning menjalani tujuh tahun di penjara militer karena membocorkan dokumen kepada WikiLeaks sebelum Presiden Barack Obama meringankan hukuman 35 tahun yang tersisa.

Dewan juri di Alexandria telah memperoleh dakwaan terpisah dari pendiri Wikileaks, Julian Assange, atas perannya dalam membantu mengungkapkan dokumen yang diberikan Manning kepadanya.

Manning berpendapat bahwa dakwaan Assange adalah bukti bahwa kesaksiannya tidak lagi diperlukan dan hanya dimaksudkan untuk melecehkannya.

Namun, dewan juri sering mengeluarkan dakwaan menggantikan yang dapat menjabarkan dakwaan tambahan untuk mereka yang dijabarkan dalam dakwaan tambahan. Terwilliger menolak berkomentar mengapa kesaksian Manning diperlukan sekarang.
(ian)
Berita Terkait
Pendiri WikiLeaks Assange...
Pendiri WikiLeaks Assange Tiba di Pengadilan AS
AS Menang Banding, Julian...
AS Menang Banding, Julian Assange Terancam Diekstradisi
Akankah Pendiri WikiLeaks...
Akankah Pendiri WikiLeaks Julian Assange Diekstradisi ke AS?
Pendiri WikiLeaks Disambut...
Pendiri WikiLeaks Disambut bak Pahlawan di Australia
PM Australia Frustrasi...
PM Australia Frustrasi soal Nasib Bos WikiLeaks Julian Assange
CIA Ingin Habisi Assange,...
CIA Ingin Habisi Assange, Siap Tempur dengan Agen Rusia di Jalanan London
Berita Terkini
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
2 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
3 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
4 jam yang lalu
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
5 jam yang lalu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
6 jam yang lalu
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
7 jam yang lalu
Infografis
Gubernur Muzakir Manaf,...
Gubernur Muzakir Manaf, Mantan Panglima GAM yang Tolak 4 Pulau Aceh Masuk Sumut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved