Koran Arab Saudi Serukan AS Lakukan Serangan Bedah terhadap Iran

Jum'at, 17 Mei 2019 - 00:44 WIB
Koran Arab Saudi Serukan...
Koran Arab Saudi Serukan AS Lakukan Serangan Bedah terhadap Iran
A A A
RIYADH - Arab News, koran Arab Saudi yang memiliki hubungan dekat dengan istana, menyerukan Amerika Serikat (AS) melakukan "surgical strikes" atau "serangan bedah" terhadap Iran. Riyadh sendiri menyalahkan Teheran atas serangan sejumlah pesawat nirawak pemberontak Houthi Yaman terhadap fasilitas minyak Saudi.

Seruan Arab News melalui editorialnya ini muncul pada Kamis (16/5/2019) ketika ketegangan antara Teheran dan Washington sedang memanas.

Ketegangan memanas dalam beberapa pekan terakhir setelah Pentagon mengirim Kelompok Tempur Kapal Induk USS Abraham Lincoln dan sejumlah pesawat pengebom B-52 ke Timur Tengah untuk menangkal ancaman yang kemungkinan diluncurkan Iran. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Michael Pompeo mengklaim intelijen AS sudah menginformasikan bahwa militer Teheran bersiap menyerang pasukan Washington di Timur Tengah. Teheran membantah klaim itu dan menganggapnya sebagai informasi intelijen palsu.

Wakil Menteri Pertahanan Arab Saudi, Pangeran Khalid bin Salman, melalui Twitter mengutuk serangan sejumlah pesawat tak berawak bersenjata terhadap dua stasiun pompa Aramco. "(Serangan) membuktikan bahwa milisi ini hanyalah alat yang digunakan rezim Iran untuk mengimplementasikan agenda ekspansionisnya di wilayah ini," tulis putra Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud tersebut.

Dalam seruannya, koran Saudi menyatakan serangan AS terhadap Iran diperlukan sebagai pembalasan atas serbuan terhadap fasilitas minyak Aramco.

Iran selama ini dituduh oleh AS dan PBB memasok teknologi dan senjata rudal balistik kepada Houthi Yaman. Namun, tuduhan itu selalu dibantah Teheran.

"Jelas bahwa sanksi (AS) tidak mengirim pesan yang benar," bunyi editorial Arab News, yang dikutip Jumat (17/5/2019)."Mereka harus dipukuli dengan keras," lanjut editorial itu tanpa merinci target spesifik apa yang harus diserang AS.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif dalam kunjungannya ke Tokyo pada hari Kamis menegaskan bahwa Teheran memiliki hak untuk menanggapi sanksi Washington yang "tidak dapat diterima".

Iran baru-baru ini menyatakan siap melanjutkan pengayaan uranium pada tingkat yang lebih tinggi jika kesepakatan nuklir baru tidak tercapai pada 7 Juli mendatang. Pengayaan uranium itu berpotensi membawa rezim Teheran lebih dekat untuk bisa mengembangkan senjata nuklir.

Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab, Anwar Gargash, menolak untuk secara langsung menyalahkan Iran atas serangan kapal-kapal tanker minyak, termasuk milik Saudi, di lepas pantai negaranya beberapa hari lalu. Namun, diplomat itu telah berulang kali mengkritik Teheran. Para pejabat Uni Emirat Arab belum mengatakan siapa yang berada di balik serangan terhadap sejumlah kapal tanker minyak.
(mas)
Berita Terkait
AS Kembali ke JCPOA,...
AS Kembali ke JCPOA, Pangeran Saudi: Jangan Ulangi Kesalahan yang Sama
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Iran Tuding Arab Saudi...
Iran Tuding Arab Saudi Punya Rencana Nuklir Rahasia
AS Dilaporkan Tolak...
AS Dilaporkan Tolak Permintaan Israel Percepat Pasokan Pesawat Tanker
Dulu Menentang, Sekarang...
Dulu Menentang, Sekarang Arab Saudi Dukung Kesepakatan Nuklir Iran-AS, Mengapa?
Iran Ajukan Usaha Nuklir...
Iran Ajukan Usaha Nuklir Patungan dengan AS dan Negara-negara Arab
Berita Terkini
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
18 menit yang lalu
Horor! Jendela Pesawat...
Horor! Jendela Pesawat Terlepas di Tengah Penerbangan, Seorang Penumpang Nyaris Tersedot Keluar
1 jam yang lalu
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
1 jam yang lalu
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
1 jam yang lalu
12 Pegawai Pajak Bantu...
12 Pegawai Pajak Bantu Pengusaha Korupsi Uang Negara Senilai Rp110 Triliun, Dijuluki 'Perampokan Abad Ini'
2 jam yang lalu
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
3 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved