Heboh, Citra Satelit Tunjukkan S-300 Rusia Ada di Wilayah AS

Senin, 13 Mei 2019 - 11:23 WIB
Heboh, Citra Satelit...
Heboh, Citra Satelit Tunjukkan S-300 Rusia Ada di Wilayah AS
A A A
WASHINGTON - Sebuah citra satelit menunjukkan sistem pertahanan rudal S-300PT Rusia buatan era Soviet berada di sebuah situs militer Amerika Serikat (AS). Gambar satelit itu memicu kehebohan di media-media Rusia karena penasaran bagaimana dan mengapa senjata pertahanan itu berada di sana.

Gambar yang telah menyebar secara online itu awalnya diunggah seorang blogger penggila militer. Gambar memperlihatkan dua peluncur 5P85PT semi-trailer dan sistem pengendali tembakan 30N6. Instalasi adalah bagian integral dari sistem rudal surface-to-air S-300PT.

Blogger pengunggah foto satelit itu dikenal dengan nama "Tamydoolittle" dengan akun Twitter @border9999. Dalam posting-nya, dia mengaku telah melakukan geolokasi semua jenis peralatan militer.

Entah karena alasan apa, posting-nya tertanggal 1 Mei tersebut dihapus setelah jadi pemberintaan media-media Rusia dan majalah online Defense Blog.

Dalam posting aslinya, blogger itu tidak memberikan perincian tentang di mana instalasi dikerahkan. "Peluncur dan sistem kontrol dari sistem pertahanan udara S-300 di lokasi uji Amerika," tulis dia, seperti dikutip Sputnik, Senin (13/5/2019).

Diproduksi di Uni Soviet pada tahun 1975, sistem pertahanan udara S-300 pertama mulai beroperasi pada tahun 1979. Pada tahun-tahun berikutnya, sistem tersebut dikirimkan ke lebih dari selusin negara, termasuk China, Aljazair, Venezuela, Iran, Vietnam, Ukraina juga kepada sekutu NATO; Bulgaria dan Slovakia.

Fakta bahwa sistem tersebut diyakini masih dikerahkan oleh beberapa anggota NATO. Hal itu yang memicu dugaan bahwa senjata pertahanan itu berakhir di tanah Amerika, negara pemimpin NATO.

Menurut beberapa laporan media AS, Washington telah mempertahankan setidaknya satu instalasi S-300 sejak awal 1990-an, yang diduga diperolehnya dari Belarus di tengah-tengah kekacauan setelah runtuhnya Uni Soviet. The New York Times pada tahun 1994 pernah melaporkan bahwa kepala intelijen militer Pentagon membeli komponen S-300 dalam kesepakatan rahasia untuk mempelajari sistem tersebut. Sistem itu dilaporkan datang ke AS tanpa peralatan elektronik dan radar.

Ketertarikan Pentagon pada teknologi era Soviet tidak memudar sejak saat itu. Pada Oktober tahun lalu dilaporkan bahwa spesialis militer AS dan Israel melakukan perjalanan rahasia ke Ukraina untuk mempelajari dan menguji instalasi S-300 di sana. Kiev dilaporkan memberi Tel Aviv dan Washington rincian teknis dan beberapa S-300 untuk uji lapangan lebih lanjut.

Meskipun tidak jelas apakah S-300 yang terlihat di tanah AS tersebut tiruan atau nyata, beberapa media Rusia berspekulasi bahwa militer AS mungkin akan melakukan tes dalam persiapan untuk operasi militer di Venezuela, yang menggunakan senjata pertahanan tersebut.
(mas)
Berita Terkait
Perbandingan Sistem...
Perbandingan Sistem Rudal S-300 Rusia vs Patriot AS, Mana Lebih Unggul?
S-400 Rusia telah Dikirim...
S-400 Rusia telah Dikirim ke India, Amerika Serikat Marah-marah
Senator AS Desak Biden...
Senator AS Desak Biden Usir 300 Diplomat Rusia
Perbandingan Sistem...
Perbandingan Sistem Roket Tornado-s Rusia Vs Himars Amerika Serikat, Unggul Mana?
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Kecil Kemungkinan Turki...
Kecil Kemungkinan Turki Jual S-400 Rusia ke AS
Berita Terkini
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
39 menit yang lalu
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
9 jam yang lalu
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
10 jam yang lalu
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
11 jam yang lalu
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
12 jam yang lalu
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
13 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved