Jadi Presiden DK, Ini Manfaatnya bagi Indonesia

Kamis, 02 Mei 2019 - 16:32 WIB
Jadi Presiden DK, Ini...
Jadi Presiden DK, Ini Manfaatnya bagi Indonesia
A A A
JAKARTA - Direktur Jenderal Kerjasama Multilateral Kementerian Luar Negeri Indonesia, Febrian Alphyanto Ruddyard mengungkap apa saja manfaat Indonesia menjadi Presiden DK PBB. Pertama, menurut Febri, adalah bentuk pengakuan dunia internasional terhadap peran kepemimpinan Indonesia.

Manfaat kedua adalah peluang untuk menciptakan warisan Indonesia yang bermanfaat bagi dunia internasional. "Kita menaruh jejak kaki, terserah kita dalam satu bulan itu apa yang mau kita angkat sebagai jejak kita, dalam hal ini adalah kerjasama penjaga perdamaian," ucap Febri pada Kamis (2/5).

Selanjutnya, papar Febri adalah bisa memajukan isu-isu kepentingan nasional. Lalu, memperbesar peluang untuk meningkatkan metode kerja DK PBB agar lebih inklusif dan transparan.

"Sebagai Presiden DK, kita juga memiliki semacam wewenang untuk mengatur metode kerja, bagaimana metode kerja yang paling efisiden dan paling efektif bisa kita lakukan mengumpulan kesepakatan untuk isu tertentu. Karena, masalah di DK PBB saat ini adalah bagaimana bisa mencapai kesepakatan, di tengah-tengah derasnya kecenderungan unilateralisme di dunia," ucapnya.

Dia mengatakan ini merupakan tantangan bagi Indonesia, merupakan tangan bagi diplomasi multilateral Indonesia, bagaimana bisa menciptakan suasana metode kerja, selama sebulan terakhir.

"Karena ini tanggung jawab kita, jalan atau tidak jalan, terlaksana atau tidak terlaksana, punya outcome atau tidak, ini semua akan melihat ke Presiden DK. Jadi dalam satu bulan ini kita harus bisa menunjukan bagaimana kita menciptakan sinergi, bisa meciptakan atmosfir positif, bisa mencipatakan komitmen untuk kerjasama diantara negara-negara, ini tidak mudah," ungkapnya.

Febri menambahkan, presidensi ini juga akan dimanfaatkan Indonesia untuk meningkatkan pengiriman pasukan penjaga perdamaian Indonesia di bawah bendera PBB. Selain itu, jelas Febri, ini juga dapat membantu pencalonan Indonesia sebagai anggota Dewan HAM PBB.
(esn)
Berita Terkait
Tetap Bangga, Suporter...
Tetap Bangga, Suporter Lantunkan Nyanyian Terima Kasih untuk Timnas Indonesia U-23
Viral ! Suporter Timnas...
Viral ! Suporter Timnas Indonesia U-23 Salat Berjamaah Sebelum Lawan Australia
Indonesia jadi Tuan...
Indonesia jadi Tuan Rumah Forum Indonesia-Afrika
Omicron Masuk Indonesia,...
Omicron Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog Universitas Indonesia
Jokowi Janji ke Timnas...
Jokowi Janji ke Timnas RI untuk Buatkan Training Center
Lezatnya Aneka Kuliner...
Lezatnya Aneka Kuliner Jawa di Event Warisan Budaya Indonesia
Berita Terkini
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
40 menit yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
1 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
2 jam yang lalu
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
3 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
3 jam yang lalu
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
4 jam yang lalu
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved