AS Sanksi Menlu Venezuela, Rusia: Setop Politik Pemerasan!

Sabtu, 27 April 2019 - 08:40 WIB
AS Sanksi Menlu Venezuela,...
AS Sanksi Menlu Venezuela, Rusia: Setop Politik Pemerasan!
A A A
MOSKOW - Rusia mengecam sanksi yang dijatuhkan Amerika Serikat (AS) kepada Menteri Luar Negeri Venezuela. Rusia menyebut AS telah melakukan tekanan brutal kepada pemerintah Venezuela.

"Kami mendesak Amerika Serikat untuk kembali ke ranah hukum internasional, mengakhiri politik pemerasan dan berhenti memprovokasi ketegangan di Venezuela dari luar negeri," kata Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan.

"Washington telah berulang kali menunjukkan penolakan katagoris untuk mengadopsi metode negosiasi untuk menyelesaikan situasi," sambung pernyataan itu seperti dikutip dari Channel News Asia, Sabtu (27/4/2019).

Sebelumnya AS menjatuhkan sanksi kepada Menteri Luar Negeri Venezuela Jorge Arreaza. Namun berbeda dengan pemberian sanksi sebelumnya yang dijatuhkan atas dugaan korupsi atau pelanggaran hak, Departemen Keuangan AS tidak mengutip pelanggaran spesifik yang dilakukan oleh Arreaza. Sebaliknya mengatakan ia dijatuhi sanksi untuk perannya sebagai menteri luar negeri.

"Amerika Serikat akan terus menargetkan orang dalam Maduro yang korup, termasuk mereka yang ditugaskan melakukan diplomasi dan melaksanakan keadilan atas nama rezim tidak sah ini," ujar Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin

Terkait hal tersebut, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menyatakan Arreaza diberikan sanksi karena dianggap berupaya menggagalkan aspirasi demokratis rakyat Venezuela. Pompeo menyebut Arreaza sebagai antek Maduro.

"Tapi saya tahu orang Venezuela, mereka tidak akan takut. Dengan dukungan dari negara demokrasi terkemuka dunia, mereka akan memulihkan demokrasi dan membangun kembali negara itu," kata Pompeo.

Di bawah sanksi AS, setiap aset Arreaza akan diblokir termasuk properti. Warga AS juga dilarang berurusan dengan diplomat top Venezuela itu.

Arreaza adalah pejabat Venezuela terbaru yang menjadi target sanksi AS ketika pemerintahan Presiden Donald Trump mencoba menempatkan Juan Guaido, pemimpin oposisi, ke kursi kekuasaan.
(ian)
Berita Terkait
Rusia Siap Bantu Venezuela...
Rusia Siap Bantu Venezuela Selidiki Invasi Tentara Bayaran AS
Operasi AS: Demi Berantas...
Operasi AS: Demi Berantas Narkoba atau Incar Minyak Venezuela?
Menlu Rusia: AS Lebih...
Menlu Rusia: AS Lebih Sering Menipu Dibanding Merealisasikan Janjinya
3 Negara Ini Siap Bantu...
3 Negara Ini Siap Bantu Venezuela jika Diserang AS
Venezuela Marah Jet...
Venezuela Marah Jet Militer Amerika Serikat Langgar Wilayah Udaranya
Kemenangan Mamdani,...
Kemenangan Mamdani, Sinyal Perlawanan ke Pemerintah Federal AS?
Berita Terkini
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
2 jam yang lalu
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
3 jam yang lalu
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
3 jam yang lalu
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
4 jam yang lalu
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
5 jam yang lalu
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
6 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved