Gelar Latihan Udara Bersama AS, Korut Anggap Korsel Berkhianat

Kamis, 25 April 2019 - 19:53 WIB
Gelar Latihan Udara...
Gelar Latihan Udara Bersama AS, Korut Anggap Korsel Berkhianat
A A A
SEOUL - Korea Utara (Korut) mengecam Korea Selatan (Korsel) karena menggelar latihan udara bersama dengan Amerika Serikat (AS). Kecaman itu disampaikan oleh media pemerintah Korut ditengah pertemuan puncak antara Pemimpin negara itu Kim Jong-un dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Rusia.

Menurut Komite untuk Reunifikasi Damai Negara (CPRC) latihan itu merupakan tantangan langsung terhadap Deklarasi Panmunjom dan Deklarasi Bersama Pyongyang. CPRC adalah sebuah badan Korut yang mempromosikan penyatuan kembali kedua Korea.

Kedua deklarasi itu diumumkan pada tahun 2018 setelah pertemuan puncak kedua negara Korea untuk denuklirisasi Korut, kesepakatan damai secara resmi untuk mengakhiri Perang Korea dan meluncurkan serangkaian inisiatif kerja sama.

"Ini adalah pelanggaran terbuka terhadap perjanjian di bidang militer di mana Korea Utara dan Korea Selatan berkomitmen untuk melakukan upaya bersama guna meredakan ketegangan militer dan menghilangkan permusuhan," kata kantor berita Korut, KCNA, mengutip pernyataan itu yang dilansir dari Anadolu, Kamis (25/4/2019).

Pada hari Senin, Korsel dan AS meluncurkan latihan militer udara bersama selama dua minggu di sekitar Semenanjung Korea. Ini adalah latihan skala besar dari latihan besar-besaran bertajuk Max Thunder. Hampir 28.000 tentara AS telah berbasis di Semenanjung Korea sejak 1950-an.

"Tindakan pengkhianatan pihak Korea Selatan sangat mengecewakan kami, karena mereka, jauh dari upaya untuk mempertahankan perdamaian, rekonsiliasi, dan kerja sama yang berharga, telah melawan tren menuju rekonsiliasi di semenanjung yang Korea Utara dan Korea Selatan pupuk oleh upaya bersama mereka selama satu tahun terakhir," kata CPRC.

Pyongyang menyerukan kepada pihak berwenang Korsel untuk berperilaku dengan hati-hati, mengingat bahwa pengkhianatan terbuka ini dapat berisiko pada keseluruhan hubungan bilateral kedua negara yang tengah dibangun.
(ian)
Berita Terkait
Korea Utara Marah Korea...
Korea Utara Marah Korea Selatan dan Amerika Serikat Mulai Latihan Militer
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Rusia-Korea Utara Mesra,...
Rusia-Korea Utara Mesra, AS, Korea Selatan, Jepang Waswas
Korea Utara Bersiap...
Korea Utara Bersiap Ledakkan Jalan-jalan Menuju Korea Selatan
AS Bersumpah Bela Korea...
AS Bersumpah Bela Korea Selatan Jika Terjadi Agresi Korea Utara
Anaknya Ditahan Korut,...
Anaknya Ditahan Korut, Ini Curhat Ibu Tentara AS
Berita Terkini
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
9 menit yang lalu
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
1 jam yang lalu
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
2 jam yang lalu
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
3 jam yang lalu
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
3 jam yang lalu
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
4 jam yang lalu
Infografis
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur di Dekat Sekutu Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved