Wartawan Ditembak Mati Saat Kerusuhan Landa Irlandia Utara

Jum'at, 19 April 2019 - 16:08 WIB
Wartawan Ditembak Mati...
Wartawan Ditembak Mati Saat Kerusuhan Landa Irlandia Utara
A A A
BELFAST - Seorang wartawan yang tidak bertugas tewas ditembak mati saat kerusuhan melanda kota Londonderry, Irlandia Utara, semalam. Pihak kepolisian menyebut tindakan pembunuhan tersebut sebagai serangan teroris.

Kerusuhan meletus di wilayah Creggan, bagian dari kota Londonderry, pada Kamis malam setelah polisi melakukan penggerebegan. Polisi mengatakan mereka berusaha untuk mencegah serangan militan yang direncanakan pada akhir pekan. Setidaknya 50 bom molotov dilemparkan dan dua mobil dibakar.

"Sayangnya pada jam 11 malam, seorang pria bersenjata muncul dan menembakkan sejumlah tembakan ke arah polisi dan seorang wanita muda, Lyra McKee, 29 tahun, terluka dan kemudian meninggal," ujar Kepala Kantor Polisi Irlandia Utara, Asisten Kepala Polisi Mark Hamilton kepada wartawan, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (19/4/2019).

Ia mengatakan polisi menganggap insiden itu sebagai serangan teroris dan telah membuka penyelidikan pembunuhan.

“Kami percaya ini adalah tindakan teroris. Kami percaya ini telah dilakukan oleh pembangkan republiken dengan kekerasan,” tambah Hamilton, mengatakan kelompok New IRA yang bertanggung jawab atas beberapa serangan dalam beberapa tahun terakhir, kemungkinan besar berada di balik pembunuhan itu.

McKee sedang menulis sebuah buku tentang lenyapnya kaum muda selama tiga dekade kekerasan sektarian di Irlandia Utara, yang berakhir dengan perjanjian damai Perjanjian Jumat Agung 1998. Ia digambarkan oleh penerbit Faber sebagai bintang jurnalisme investigatif yang sedang naik daun.

Polisi mengatakan mereka tidak percaya dia bekerja pada saat serangan itu.

Seorang jurnalis lokal di lokasi kejadian, Leona O'Neill, menulis di Twitter bahwa setelah wanita itu ditembak dan jatuh di samping Land Rover polisi, petugas membawanya ke rumah sakit, tempat dia meninggal.

Video yang diposting di media sosial menunjukkan kendaraan polisi dilempari dengan apa yang ia katakan adalah puluhan bom molotov, batu bata, botol dan kembang api.

Para pemimpin dua partai politik terbesar di Irlandia Utara, partai nasionalis Irlandia, Sinn Fein, dan Partai Persatuan Demokratik Inggris (DUP), keduanya mengutuk pembunuhan itu.

“Mereka yang membawa senjata ke jalan-jalan kita di tahun 70an, 80an & 90an adalah salah. Ini sama salahnya pada 2019. Tidak ada yang mau kembali,” kata Doster's Arlene Foster di Twitter.

Menteri Negara Inggris untuk Irlandia Utara Karen Bradley mengatakan dia "sangat terkejut dan sedih" dengan kematian McKee.

Ledakan bom mobil dahsyat terjadi di luar gedung pengadilan di Londonderry pada bulan Januari lalu. Peristiwa ini menyoroti ancaman yang masih ditimbulkan oleh kelompok-kelompok militan penentang Kesepakatan Jumat Agung, yang sebelumnya telah melancarkan serangan selama periode Paskah.

Politisi di Irlandia Utara juga telah memperingatkan bahwa rencana Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa dapat merusak perjanjian damai dan setiap infrastruktur perbatasan akan menjadi target bagi kelompok-kelompok militan.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi memimpin delegasi kongres ke kota itu pada Kamis pagi, sebagai bagian dari perjalanan untuk menunjukkan dukungan bagi perjanjian damai yang dibantu para politisi di Washington untuk ditengahi.
(sms)
Berita Terkait
Siapa Catherine Connolly?...
Siapa Catherine Connolly? Presiden Terpilih Irlandia yang Vokal Memperjuangkan Palestina
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Siapa Emma Little-Pengelly?...
Siapa Emma Little-Pengelly? Wakil Menteri Pertama Irlandia Utara yang Menginspirasi
Biden Tiba di Irlandia...
Biden Tiba di Irlandia Utara untuk Tandai Peringatan Kesepakatan Damai
Sempat Kesulitan, Italia...
Sempat Kesulitan, Italia Berhasil Benamkan Irlandia Utara
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Berita Terkini
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
1 jam yang lalu
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
2 jam yang lalu
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
3 jam yang lalu
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
4 jam yang lalu
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
5 jam yang lalu
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
6 jam yang lalu
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved