Pastor Ini Penyelamat Mahkota Duri Yesus dari Kebakaran Notre-Dame

Rabu, 17 April 2019 - 03:53 WIB
Pastor Ini Penyelamat...
Pastor Ini Penyelamat Mahkota Duri Yesus dari Kebakaran Notre-Dame
A A A
PARIS - Jean-Marc Fournier, seorang pastor Prancis dipuji sebagai pahlawan karena menyelamatkan Sakramen Mahakudus dan Mahkota Duri Yerus dari kebakaran yang melanda Katedral Notre-Dame Paris. Gereja bersejarah itu dilanda kebakaran pada Senin malam.

Katedral yang menjadi salah satu landmark arsitektur terbesar di dunia Barat itu terbakar di tengah renovasi yang sedang dijalankan.

Kepala pemadam kebakaran Paris, Jean-Claude Gallet, mengatakan struktur gereja telah diselamatkan setelah petugas pemadam kebakaran berhasil menghentikan penyebaran api ke menara tempat lonceng bergantung.

Kejaksaan Paris menyatakan kebakaran itu dianggap sebagai kecelakaan, dan kemungkinan akibat serangan teror sejauh ini diabaikan.

Publik Prancis khawatir tentang dampak kerusakan akibat kebakaran di katedral Notre-Dame karena banyak artefak di dalamnya. Awalnya, tiga artefak penting dilaporkan hilang selama kebakaran berlangsung. Itu termasuk fragmen terpisah dari Mahkota Suci Duri, peninggalan St Denis, dan peninggalan lain dari St Geneviève.

Namun berkat Pastor Jean-Marc Fournier, dua artefak termasuk Mahkota Suci Duri berhasil diselamatkan dari kehancuran. Fournier juga pernah memainkan peran penting dalam mendukung warga Paris setelah serangan teror Bataclan 2015.

“Pastor Fournier adalah pahlawan absolut,” kata seorang anggota layanan darurat Paris. “Dia tidak menunjukkan rasa takut sama sekali ketika dia langsung menuju relik di dalam katedral, dan memastikan mereka selamat. Dia berurusan dengan hidup dan mati setiap hari, dan tidak menunjukkan rasa takut," lanjut petugas tersebut, seperti dikutip Sky News, Rabu (17/4/2019) tanpa disebutkan namanya.

Mahkota Suci Duri diyakini sebagai sisa dari karangan bunga duri yang diletakkan di atas kepala Yesus Kristus pada saat penyaliban. Mahkota itu dibawa oleh Raja Prancis Louis IX ke Paris pada abad ke-13.

Artefak lain yang tidak terpengaruh oleh api adalah jendela Rose, tiga jendela kaca bundar yang berasal dari abad ke-13. Uskup Agung Paris mengatakan ketiganya telah diselamatkan.
(mas)
Berita Terkait
Lyon Jadi Pelabuhan...
Lyon Jadi Pelabuhan Baru Jerome Boateng
8 Bukti Prancis Kehilangan...
8 Bukti Prancis Kehilangan Pengaruh Neokolonialisme di Afrika
Prancis Imbau Warganya...
Prancis Imbau Warganya Segera Tinggalkan Pakistan
Pelaku Penyanderaan...
Pelaku Penyanderaan di Bank Prancis Masuk dalam Daftar Pemantauan
Gerakan Boikot Produk...
Gerakan Boikot Produk Prancis Raih Momentum di Bangladesh
5 Alasan PM Prancis...
5 Alasan PM Prancis Sebastien Lecornu Mundur, dari Defisit Anggaran hingga Rasio Utang Capai 113 Persen
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
8 jam yang lalu
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
9 jam yang lalu
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
10 jam yang lalu
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
11 jam yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
12 jam yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
13 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved