Rusia Hampir Rampungkan Pengembangan Sistem Pertahanan S-500

Sabtu, 13 April 2019 - 11:03 WIB
Rusia Hampir Rampungkan...
Rusia Hampir Rampungkan Pengembangan Sistem Pertahanan S-500
A A A
MOSKOW - Wakil Komandan Angkatan Udara Rusia, Letnan Jenderal Yuri Grekhov mengatakan, Angkatan Udara Rusia akan segera mulai menerima sejumlah sistem pertahanan udara terbaru. Salah satunya, lanjut Grekhov, adalah sistem pertahanan udara S-500.Dia mengatakan, pengembangan S-500, penerus sistem pertahanan udara S-300 dan S-400, telah mencapai tahap akhir. Grekhov menyebut masih ada beberapa sistem, seperti sistem radar baru, yang dalam tahap finalisasi.Grekhov juga mengungkapkan bahwa Angkatan Bersenjata akan segera mulai menerima sistem S-350 juga. "S-350 ditugaskan dengan pertahanan pusat-pusat administrasi-politik, objek, dan wilayah paling penting di negara itu, kelompok angkatan bersenjata, dari serangan udara besar-besaran, termasuk rudal balistik taktis dan operatif-taktis," kata Grekhov."Setiap sistem senjata yang saya sebutkan unik dengan caranya sendiri dan dirancang untuk menyelesaikan berbagai tugas untuk memastikan pertahanan luar angkasa negara kita yang andal," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Sabtu (13/4).Menurut Grekhov, semua sistem senjata dibangun dari komponen buatan Rusia dan fitur otomatisasi maksimum dari semua proses bersamaan dengan kemudahan penggunaan dan pemeliharaan. S-500, S-350 dan radar baru, ungkap Grekhov memiliki mobilitas tinggi dan dapat digunakan untuk dan berfungsi dalam posisi yang tidak siap.Sementara spesifikasi S-500 masih belum dipublikasikan. Namun, sistem ini dilaporkan mampu menghancurkan target hingga 600 kilometer jauhnya dan diyakini dapat melacak dan sekaligus menyerang hingga 10 target balistik bergerak dengan kecepatan hingga 7Km/detik.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
14 menit yang lalu
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
1 jam yang lalu
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
2 jam yang lalu
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
3 jam yang lalu
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
4 jam yang lalu
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
5 jam yang lalu
Infografis
Profil Nanik S Deyang,...
Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved