Hendak Mengebom Pos Pemeriksaan Saudi, Dua Pria Ditembak Mati
Senin, 08 April 2019 - 09:51 WIB
Hendak Mengebom Pos Pemeriksaan Saudi, Dua Pria Ditembak Mati
A
A
A
RIYADH - Dua pria ditembak mati dan dua pria lainnya ditangkap setelah mencoba mengebom sebuah pos pemeriksaan perbatasan di wilayah timur Arab Saudi. Serangan ini terjadi hari Minggu (7/4/2019).
Media pemerintah Saudi melaporkan para penyerang berusaha mengebom pos pemeriksaan di Abu Hadriyah, wilayah yang terhubung ke Bahrain dan Kuwait. Serangan itu sebagai upaya untuk melarikan diri dari negara itu.
"Dua orang tewas dalam serangan itu ketika mereka melemparkan bom ke tentara, sementara dua lagi ditangkap," tulis Al-Arabiya yang menambahkan dua tentara Arab Saudi terluka dalam serangan tersebut.
Riyadh mengklaim tiga dari mereka berada dalam daftar "paling dicari" dan berasal dari Qatif. Qatif adalah wilayah mayoritas Syiah di Arab Saudi. Kelompok militan dari wilayah itu sering melakukan serangan terhadap tentara dan polisi di wilayah timur.
Pada 2016 otoritas Saudi mengeksekusi ulama Syiah terkemuka, Nimr al-Nimr, yang memicu kemarahan di wilayah timur Saudi dan Iran.
Komunitas Syiah di Arab Saudi menuduh pemerintah melakukan represi berat terhadap hak-hak beragama dan HAM mereka.
Media pemerintah Saudi melaporkan para penyerang berusaha mengebom pos pemeriksaan di Abu Hadriyah, wilayah yang terhubung ke Bahrain dan Kuwait. Serangan itu sebagai upaya untuk melarikan diri dari negara itu.
"Dua orang tewas dalam serangan itu ketika mereka melemparkan bom ke tentara, sementara dua lagi ditangkap," tulis Al-Arabiya yang menambahkan dua tentara Arab Saudi terluka dalam serangan tersebut.
Riyadh mengklaim tiga dari mereka berada dalam daftar "paling dicari" dan berasal dari Qatif. Qatif adalah wilayah mayoritas Syiah di Arab Saudi. Kelompok militan dari wilayah itu sering melakukan serangan terhadap tentara dan polisi di wilayah timur.
Pada 2016 otoritas Saudi mengeksekusi ulama Syiah terkemuka, Nimr al-Nimr, yang memicu kemarahan di wilayah timur Saudi dan Iran.
Komunitas Syiah di Arab Saudi menuduh pemerintah melakukan represi berat terhadap hak-hak beragama dan HAM mereka.
(mas)