Maduro Perintahkan Militer untuk Siaga Tingkat Tinggi

Kamis, 04 April 2019 - 14:13 WIB
Maduro Perintahkan Militer...
Maduro Perintahkan Militer untuk Siaga Tingkat Tinggi
A A A
CARACAS - Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengumumkan militer negara itu berada dalam posisi siaga tingkat tinggi untuk mendahului potensi taktik perang "tidak konvensional" Amerika Serikat (AS). Taktik perang tidak konvensional AS itu menyasar layanan publik dengan tujuan menggulingkan pemerintahan Maduro.

"Venezuela menunjukkan kepada dunia bahwa negara ini adalah tempat uji coba untuk cybernetic baru, senjata perang elektromagnetik dan strategi perang baru, bukan invasi langsung atau pemboman oleh rudal, tetapi pemboman layanan publik yang vital," kata Maduro seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (4/4/2019).

Dalam kesempatan itu, Maduor mengakui bahwa dengan pemadaman bergilir, situasi di negara ini tetap “serius.”

"Tujuan dari taktik ini adalah untuk mengacaukan situasi di Venezuela hanya cukup untuk memprovokasi bentrokan internal," ujar presiden.

Maduro lantas menuduh oposisi terlibat dalam "rencana kriminal" untuk mengambil keuntungan dari skenario kekacauan seperti itu untuk membunuhnya dan pendukung setianya. Maduro juga mengatakan ada rencana oleh para pembangkang untuk menyerang unit militer.

Untuk menghadapi bahaya ini, Maduro mengatakan, dia telah menempatkan badan intelijen dan kontra intelijen dalam kondisi siaga tertinggi. Demikian pula, presiden meminta mobilisasi 51.000 unit pertahanan populer, yang terdiri dari 2,1 juta sukarelawan, untuk membantu militer menangani potensi ancaman.

Venezuela saat ini sedang mengalami krisis politik, yang dimulai pada Januari ketika pemimpin oposisi Venezuela yang didukung AS Juan Guaido menyatakan dirinya sebagai presiden sementara. Ia menolak kemenangan Maduro dalam pemilu pada Mei 2018.

AS dan lusinan negara lain mengakui Guaido sebagai presiden sementara Venezuela dan meminta Maduro untuk mundur.

Maduro, yang dilantik untuk masa jabatan presiden keduanya pada 10 Januari, menyebut langkah Guaido sebagai upaya untuk melancarkan kudeta yang dirancang oleh Washington.
(ian)
Berita Terkait
Venezuela Klaim Tangkap...
Venezuela Klaim Tangkap Mata-mata AS
Menyusup ke Venezuela,...
Menyusup ke Venezuela, Dua 'Rambo' AS Ingin Tangkap Maduro
Maduro Pastikan Venezuela...
Maduro Pastikan Venezuela Akan Adili Dua 'Rambo' AS
Gulingkan Maduro, Oposisi...
Gulingkan Maduro, Oposisi Venezuela Minta Bantuan Perusahaan Keamanan AS
Maduro: Intelijen AS...
Maduro: Intelijen AS Suap Ratusan Pekerja di Perusahaan Minyak Venezuela
Pompeo Sesumbar Bakal...
Pompeo Sesumbar Bakal Bebaskan Warga AS yang Ditangkap Venezuela
Berita Terkini
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
1 jam yang lalu
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
2 jam yang lalu
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
3 jam yang lalu
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
4 jam yang lalu
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
5 jam yang lalu
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
8 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved