Diludahi, Manajer Restoran Cepat Saji Tembak Mati Pelanggannya

Kamis, 28 Maret 2019 - 06:34 WIB
Diludahi, Manajer Restoran...
Diludahi, Manajer Restoran Cepat Saji Tembak Mati Pelanggannya
A A A
WASHINGTON - Seorang menajer restoran cepat saji di Tulsa, Oklahoma, telah didakwa melakukan pembunuhan tingkat pertama karena menembak dan membunuh seorang pelanggan drive-thru yang meludahi dirinya saat terjadi perdebatan diantara keduanya.

Menurut polisi, manajer restoran Arby's yang berusia 25 tahun, Deionna Young, bertengkar dengan Desean Tallent (25) pada Sabtu. Sebelum meninggalkan deretan makanan cepat saji, Tallent mengancam dan meludahi Young. Namun, sifat spesifik dari ancaman tersebut tidak diungkapkan oleh petugas kepolisian.

"Dia (Tallent) berjanji untuk kembali dan melukainya, dan sekitar satu jam kemudian, kembali. Petugas dihadang oleh manajer, dan membuat laporan tentang insiden tersebut, menyebut Tallent sebagai tersangka pelaku penyerangan," bunyi sebuah postingan di halaman Facebook Departemen Kepolisian Tulsa.

Sekitar satu jam setelah perselisihan pertama, Tallent kembali ke restoran Arby's, lapor polisi. Young masuk ke mobilnya dan mengikuti Tallent keluar dari tempat parkir restoran Arby's dan melepaskan satu tembakan dengan pistol kaliber 45 ke kendaraan Tallent sebelum kembali bekerja. Young sendiri tidak memiliki lisensi untuk pistol itu.

"Ketika Tallent kembali dan mengitari tempat parkir, manajer, Deionna Young, berlari keluar dan masuk ke mobilnya. Dia mengikutinya menuruni Garnett, dan kedua kendaraan itu mengerem dan bermain kucing dan tikus. Dia menembak ke arah Tallent dan kemudian menyetir kembali bekerja," tambah pernyataan polisi itu seperti dikutip dari Sputnik, Kamis (28/3/2019).

Menurut polisi, peluru pistol mendarat di tubuh Tallent, yang menyebabkannya menabrakkan mobilnya ke pintu masuk Walmart. Ia kemudian dinyatakan meninggal di rumah sakit setempat. Selama penyelidikan, polisi memperoleh video keamanan dari lokasi yang dirahasiakan di seberang restoran cepat saji.

Pada hari Senin, sekitar pukul 06:30 malam waktu setempat, Young ditangkap oleh polisi atas pengaduan pembunuhan tingkat pertama. Dia saat ini ditahan tanpa jaminan di Penjara Tulsa.

"Pembunuhan dan Surat Perintah penggeledahan apartemen Young dan menemukan pistol, tetapi Young mengklaim dia menghancurkan senjata pembunuhan. Young sepenuhnya mengaku dan menunjukkan kepada kami di mana dia membuang bagian-bagian senjata. Dia akan ditangkap dan didakwa untuk Pembunuhan Tingkat Pertama," tambah pernyataan polisi itu.
(ian)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
52 menit yang lalu
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: Anda Curang atau Bodoh
1 jam yang lalu
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
1 jam yang lalu
IRGC: Rudal-rudal Balistik...
IRGC: Rudal-rudal Balistik Iran Gempur Pangkalan Udara Ramat David Israel
2 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
2 jam yang lalu
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
3 jam yang lalu
Infografis
6 Pekan, Houthi Tembak...
6 Pekan, Houthi Tembak Jatuh 7 Drone AS Senilai Rp3,4 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved