Foto Ardern Peluk Korban Christchurch Selimuti Burj Khalifa

Sabtu, 23 Maret 2019 - 08:14 WIB
Foto Ardern Peluk Korban...
Foto Ardern Peluk Korban Christchurch Selimuti Burj Khalifa
A A A
DUBAI - Penguasa Dubai, Sheikh Mohammed bin Rashid Al-Maktoum, berterima kasih kepada Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern atas empatinya yang tulus pasca serangan terhadap dua masjid Selandia Baru yang menewaskan 50 Muslim.

Sebagai bentuk terima kasih itu, bangunan tertinggi di dunia Burj Khalifa menampilkan foto Ardern tengah memeluk seorang korban serangan Christchurch.

Ardern telah menerima pujian luas dari seluruh dunia dan khususnya dari negara-negara Muslim serta para pemimpinnya atas caranya menangani dampak serangan teroris yang dilakukan oleh seorang pendukung supremasi kulit putih.

"Selandia Baru hari ini terdiam untuk menghormati para martir serangan masjid," tulis Sheikh Mohammed.

"Terima kasih PM Jacinda Ardern dan Selandia Baru atas empati dan dukungan tulus Anda yang telah memenangkan rasa hormat dari 1,5 miliar Muslim setelah serangan teroris yang mengguncang komunitas Muslim di seluruh dunia," sambungnya seperti dikutip dari Arab News, Sabtu (23/3/2019).

Ardern memimpin ribuan orang dalam hening cipta selama dua menit pada hari Jumat kemarin ketika negara yang terkejut itu berkumpul untuk mengingat mereka yang terbunuh dalam serangan tersebut.

Ia mengatakan kepada orang-orang yang berkumpul di taman di seberang masjid Al Noor, di mana 42 orang meninggal, bahwa: "Selandia Baru berduka dengan Anda. Kami adalah satu."

Tanggapan perdana menteri terhadap pembunuhan itu telah dikagumi secara luas dalam membantu negara untuk berdamai dengan kekejaman. Beberapa jam setelah penembakan, dia mengenakan jilbab hitam dan mengunjungi anggota komunitas Muslim.

Dia bergerak untuk meyakinkan mereka yang terperangkap dalam serangan dan memeluk korban yang selamat di sebuah pusat komunitas di Christchurch.

"Kami mewakili keragaman, kebaikan, kasih sayang," kata Ardern pada hari serangan itu.

“Rumah bagi mereka yang berbagi nilai-nilai kita. Perlindungan bagi mereka yang membutuhkannya. Dan nilai-nilai itu tidak akan dan tidak bisa diguncang oleh serangan ini," ujarnya.

Ia tidak ragu untuk menggambarkan pembunuhan itu sebagai serangan teroris dan mengatakan dia akan menolak untuk menyebutkan nama pembunuh yang melakukannya.

Tapi dia juga bertindak cepat dengan merevisi undang-undang. Pemerintahannya pada hari Kamis melarang penjualan senjata semi-otomatis.

"Kinerja Ardern luar biasa - dan saya percaya dia akan sangat dipuji untuknya baik di dalam negeri maupun internasional," komentator politik Bryce Edwards dari Victoria University di Wellington mengatakan kepada Reuters.

Media sosial telah dibanjiri dengan pesan-pesan kekaguman terhadap Ardern, dengan banyak yang menggunakan dia sebagai contoh untuk diikuti oleh politisi mereka sendiri.
(ian)
Berita Terkait
Angkat Keberagaman,...
Angkat Keberagaman, Ardern Tunjuk Wanita Maori Bertato hingga Pria Gay Dalam Kabinetnya
Bulan Depan, Selandia...
Bulan Depan, Selandia Baru Kembali Gelar Turnamen Tenis
Tersesat, Pinguin Antartika...
Tersesat, Pinguin Antartika Ini Berenang 3.000 km ke Selandia Baru
Selandia Baru Heboh,...
Selandia Baru Heboh, Kelelawar Menangkan Kontes Burung Tahunan
Negara Paling Damai...
Negara Paling Damai di Tahun 2022 Menurut Global Peace Index
Pelaku Penembakan Polisi...
Pelaku Penembakan Polisi Selandia Baru Tertangkap
Berita Terkini
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
1 menit yang lalu
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
7 jam yang lalu
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
8 jam yang lalu
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
10 jam yang lalu
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
10 jam yang lalu
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
12 jam yang lalu
Infografis
Pakar: Israel Tutupi...
Pakar: Israel Tutupi Jumlah Korban Tewas Tentara Sebenarnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved